IFAD dan Pemkab Gorontalo Bangun Pertanian Tangguh: Dataran Tinggi Bertransformasi Jadi Kawasan Produktif

Thursday, 30 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo, newsline.id — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat komitmennya menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Melalui kerja sama strategis dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) lewat Upland Project, sejumlah kawasan dataran tinggi kini bertransformasi menjadi wilayah produktif dan mandiri.

Pada Minggu (26/10), Associate Vice President IFAD, Donal Brown, bersama pejabat Kementerian Pertanian RI dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo, melakukan kunjungan lapangan ke Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah, lembaga internasional, dan masyarakat dalam membangun pertanian berkelanjutan berbasis pemberdayaan lokal.

Dalam kunjungannya, Donal Brown menyampaikan apresiasi terhadap capaian Upland Project di Gorontalo yang dinilai berhasil membawa perubahan signifikan bagi kehidupan petani.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat. Transformasi yang terjadi di Gorontalo menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi mampu mengubah desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Donal Brown.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa IFAD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan irigasi, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi perempuan dan generasi muda petani.

“Pemberdayaan menjadi kunci dari pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. Ketika petani muda dan kelompok perempuan terlibat aktif, maka keberlanjutan program akan terjaga,” tambahnya.

Salah satu capaian penting dari proyek ini adalah pembangunan Jalan Usaha Tani di kawasan perbukitan yang sebelumnya sulit dijangkau.
Jalur baru tersebut kini membuka akses transportasi hasil panen, mempermudah mobilitas alat pertanian, serta menekan biaya logistik petani secara signifikan.

Baca Juga  Malam Seni dan Api Unggun Tanda Gorontalo Siap Gelar Peran Saka Nasional

Selain itu, pembangunan embung pertanian menjadi solusi cerdas menghadapi tantangan kekeringan saat musim kemarau. Embung ini menopang sistem irigasi lahan pisang gapi, jagung, dan hortikultura, sekaligus menjaga ketersediaan air sepanjang tahun.
Hasilnya, produktivitas meningkat dan petani mulai mengembangkan produk olahan pisang gapi seperti keripik dan sambal yang telah menembus pasar di luar daerah.

Project Management Unit (PMU) Upland Project, Mohamad Ihwan, menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan manfaat program melalui perawatan infrastruktur dan partisipasi aktif kelompok tani.

“Investasi yang sudah dilakukan harus dijaga bersama. Peran aktif pemerintah daerah dan petani menjadi kunci agar semua sarana tetap berfungsi optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, menyampaikan bahwa implementasi Upland Project telah membawa dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Infrastruktur yang memadai menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan nilai jual hasil panen. Petani kini lebih mudah mengakses pasar dan mengembangkan produk bernilai tambah,” jelas Darwan.

Transformasi pertanian yang terjadi di Gorontalo kini menjadi contoh sukses integrasi pembangunan daerah dengan dukungan lembaga internasional.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra global seperti IFAD menciptakan fondasi kuat bagi terwujudnya kemandirian ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga  Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam

Dengan kombinasi antara infrastruktur tangguh, SDM yang terampil, dan semangat kolaborasi, Gorontalo kini meneguhkan diri sebagai model pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia. (*******)

Berita Terkait

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 23:43 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 22:53 WITA

Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA