Anggaran Kaporit Disorot, PDAM Dompu Diserang Kritik

Thursday, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PDAM Dompu (Foto: Istimewah)

Kantor PDAM Dompu (Foto: Istimewah)

DOMPU,newsline.id – Pernyataan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terkait minimnya anggaran Rp100 juta untuk pengadaan bahan kimia penjernih air menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Sebelumnya, pihak PDAM menyebut anggaran tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasional, terutama dalam kondisi krisis air bersih yang tengah dialami warga.

Namun, pernyataan itu mendapat respons keras dari LSM LERA Kabupaten Dompu. Humas LSM LERA, Rahman Fauzi, mempertanyakan logika yang disampaikan oleh Direktur PDAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa heran dan tidak terima dengan alasan itu. Masa anggaran Rp100 juta dianggap tidak cukup untuk pengadaan kaporit dan tawas? Memang seberapa mahal bahan kimia itu?” ujar Rahman dengan nada kecewa, Kamis (23/04/2026).

Baca Juga  Cara Cek dan Daftar Bantuan Sosial (Bansos) 2025 Secara Online Lewat HP

Ia menilai nominal tersebut tergolong besar dan seharusnya mencukupi jika dikelola secara efektif. Menurutnya, pernyataan PDAM justru menimbulkan kecurigaan adanya upaya mengalihkan tanggung jawab.

“Kami curiga mungkin ini ada upaya untuk menyalahkan pihak lain,” tambahnya.

Rahman juga menilai pernyataan tersebut terkesan dibuat-buat dan berpotensi menutupi persoalan internal dalam pengelolaan PDAM.

“Seakan-akan mau menyalahkan pihak lain. Padahal bisa jadi ada masalah dalam pengelolaan atau bahkan ada permainan di balik itu,” tegasnya.

LSM LERA pun mendesak PDAM agar lebih transparan dan profesional, serta tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan utama tanpa penjelasan yang rinci.

“Masyarakat butuh solusi nyata, bukan alasan. Kami berharap ada keterbukaan data terkait penggunaan anggaran tersebut,” katanya.

Baca Juga  KKP Tawarkan Peluang Investasi di Sentra Garam Rote Ndao

Sementara itu, Direktur PDAM Dompu, H. Didi Wahyudi, memberikan penjelasan berbeda. Ia menyebut kebutuhan kaporit dan tawas cukup tinggi sehingga anggaran Rp100 juta memang tidak mencukupi.

“Penggunaan kaporit dan tawas per dua hari mencapai 15 kilogram. Dalam 20 hari bisa mencapai 150 kilogram. Harga per 15 kilogram sekitar Rp600 ribu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembelian bahan tersebut dilakukan dari Surabaya, dengan harga per galon kaporit mencapai Rp600 ribu untuk berat 15 kilogram. Satu galon hanya bertahan sekitar dua hari penggunaan.

“Kalau mau dihemat bisa sampai tiga hari, tapi harus dilepas dulu selama 1×24 jam,” ungkapnya.

Didi juga menegaskan bahwa anggaran Rp100 juta tersebut bukan dikelola oleh PDAM, melainkan oleh Dinas Kesehatan. PDAM hanya menerima barang hasil pengadaan.

Baca Juga  Warga Antre Subsidi Pangan KJP, Ini Cara Daftar Online dan Syarat Lengkapnya

“Soal anggaran itu bukan PDAM yang mengelola. Kami hanya menerima barangnya saja,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika pengadaan dilakukan melalui pihak ketiga, maka jumlah barang yang diperoleh bisa berkurang karena adanya potongan pajak seperti PPN dan PPh.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perhatian masyarakat yang menunggu penjelasan lebih rinci dan transparansi dari pihak terkait.(*)

Berita Terkait

UMKM Merauke Melesat, Peluang Besar di Tengah Tantangan
Kabupaten Jaya Wijaya Menuju Zona Bebas Pengelolaan Keuangan
SPTJM di SDN 11 Pajo Memanas, LSM Bongkar Dugaan Nepotisme
Bunga Cuma 6%! Ini Syarat Ajukan KUR BRI 2026
30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih
Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026
Bansos PKH BPNT April 2026 Cair, Ini Nominalnya
ADRO Buyback Saham Rp5 Triliun 2026
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 20:37 WITA

Anggaran Kaporit Disorot, PDAM Dompu Diserang Kritik

Thursday, 23 April 2026 - 07:25 WITA

UMKM Merauke Melesat, Peluang Besar di Tengah Tantangan

Tuesday, 21 April 2026 - 09:49 WITA

SPTJM di SDN 11 Pajo Memanas, LSM Bongkar Dugaan Nepotisme

Monday, 20 April 2026 - 09:35 WITA

Bunga Cuma 6%! Ini Syarat Ajukan KUR BRI 2026

Sunday, 19 April 2026 - 12:06 WITA

30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

Jayawijaya

HUT PI KE 72 TAHUN MENYATUKAN SETIAP HATI MASYARAKAT LEMBAH BALIEM

Friday, 24 Apr 2026 - 12:33 WITA

Kantor PDAM Dompu (Foto: Istimewah)

Dompu

Anggaran Kaporit Disorot, PDAM Dompu Diserang Kritik

Thursday, 23 Apr 2026 - 20:37 WITA

Ekonomi

UMKM Merauke Melesat, Peluang Besar di Tengah Tantangan

Thursday, 23 Apr 2026 - 07:25 WITA

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, disambut adat di Merauke

Merauke

Disambut Adat di Merauke, Wamendes Tinjau Pembangunan Perbatasan

Wednesday, 22 Apr 2026 - 23:23 WITA