Aksi Brutal: Rumah Ahmad Sahroni Dirusak dan Dijarah Warga

Sunday, 31 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Suasana mencekam menyelimuti sebuah kawasan pemukiman setelah rumah milik Ahmad Sahroni menjadi sasaran amukan massa, Sabtu malam (30/8). Ratusan warga yang tersulut emosi mendatangi rumah tersebut dan melakukan perusakan hingga penjarahan.

Menurut kesaksian warga sekitar, massa awalnya berkumpul di jalan utama untuk menyuarakan protes. Namun situasi berubah kacau setelah beberapa orang melemparkan batu ke arah rumah Ahmad Sahtoni. Tak lama kemudian, kerumunan merangsek masuk, merusak pagar, memecahkan kaca jendela, serta membawa pergi sejumlah barang berharga.

“Awalnya hanya teriakan dan lemparan batu, tapi kemudian massa masuk ke dalam rumah. Semua barang diacak-acak, ada yang diambil,” kata seorang tetangga yang menyaksikan langsung peristiwa itu.

Beruntung, Ahmad Sahroni dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri sebelum massa menyerbu. Meski selamat secara fisik, keluarga Sahroni disebut mengalami trauma mendalam akibat kejadian tersebut.

Kapolres setempat menegaskan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti. “Kami tidak akan membiarkan aksi main hakim sendiri ini. Semua pelaku penjarahan dan perusakan akan kami kejar dan tindak sesuai hukum,” ujarnya.

Hingga Minggu pagi, kondisi rumah Ahmad Sahroni tampak porak-poranda. Pintu dan jendela hancur, isi rumah berantakan, serta beberapa perabot hilang. Aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mencegah kericuhan lanjutan.

Baca Juga  Dari Sengketa Jadi Kolaborasi, Menteri Ekraf Mediasi Vidio.com dan Warkop Aceh

Peristiwa ini menuai kecaman luas dari masyarakat. Banyak pihak menilai aksi brutal tersebut bukan hanya merugikan korban, tetapi juga memperburuk iklim sosial di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Hari Anak Sedunia 2025: Mengingatkan Dunia untuk Mendengar Suara Anak
Warga Lumajang Berpindah ke Zona Aman Usai Aktivitas Semeru Meningkat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Wednesday, 26 November 2025 - 15:27 WITA

Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial

Saturday, 22 November 2025 - 15:59 WITA

Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar

Berita Terbaru

Foto : Istimewa

Tekno

Teknologi Kamera Mobile yang Semakin Canggih: Apa Bedanya?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:21 WITA

Foto : Istimewa

Tekno

Perbandingan HP Flagship: Mana yang Paling Powerful di 2025?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:02 WITA

Foto : Istimewa

Hiburan

Tren Game Online 2025: Apa yang Paling Banyak Dimainkan?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 15:35 WITA

Foto : Istimewa

OLAHRAGA

Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari bagi Tubuh

Tuesday, 2 Dec 2025 - 14:40 WITA