Tanggul Sungai Kali Kuto di Rowosari Kendal Terus Terkikis, Warga Khawatir Jebol Saat Musim Hujan

Saturday, 13 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Newsline.id — Kondisi tanggul Sungai Kali Kuto yang berada di Dusun Tegalrejo, Desa Rowosari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, semakin memprihatinkan. Abrasi yang terjadi akibat derasnya arus sungai terus mengikis badan tanggul dan menimbulkan kekhawatiran serius bagi warga sekitar, terutama saat memasuki musim hujan.

Pengikisan tanggul Sungai Kali Kuto diperparah oleh tingginya debit air ketika hujan deras turun, ditambah kiriman air dari wilayah hulu. Kondisi ini menyebabkan struktur tanggul semakin menipis dan berpotensi jebol jika tidak segera mendapat penanganan serius. Warga khawatir, jika tanggul jebol, banjir dapat merendam permukiman dan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Masyarakat Dusun Tegalrejo berharap adanya langkah konkret dan cepat dari pemerintah, berupa penguatan atau perbaikan tanggul Sungai Kali Kuto. (Foto: PEPETEROS).


Ketua RT Dusun Tegalrejo, Siswanto, mengatakan bahwa abrasi tanggul sudah berlangsung cukup lama dan kondisinya kian memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

“Pengikisan ini sudah lama terjadi, tetapi sekarang semakin parah. Setiap hujan deras, air sungai cepat naik dan langsung menggerus tanggul. Warga benar-benar khawatir kalau sewaktu-waktu tanggul tidak kuat menahan arus,” ujar Siswanto.

Ia menambahkan, warga telah berupaya melakukan langkah darurat secara swadaya, seperti memperkuat bagian tanggul dengan bambu seadanya yang rawan longsor. Namun, upaya tersebut dinilai belum mampu mengatasi permasalahan secara menyeluruh.

“Kami hanya bisa melakukan pengamanan seadanya dengan bambu. Harapan kami ada penanganan serius dari pihak berwenang, jangan sampai menunggu terjadi banjir atau tanggul jebol baru ditangani,” imbuhnya.

Dul, salah satu warga Dusun Tegalrejo. (Foto: PEPETEROS).


Kekhawatiran serupa juga dirasakan Dul, salah satu warga Dusun Tegalrejo. Menurutnya, setiap musim hujan datang, rasa was-was selalu menghantui warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Kali Kuto.

“Kalau hujan besar, kami tidak bisa tidur nyenyak. Air sungai deras sekali dan tanggul itu terus terkikis. Kami takut kalau tiba-tiba jebol, rumah warga bisa terdampak,” kata Dul.

Baca Juga  Kematangan Iman Teruji Dari Sikap Menghargai Perbedaan

Ia menegaskan bahwa tanggul Sungai Kali Kuto merupakan satu-satunya benteng yang melindungi permukiman warga dari luapan air sungai.

“Kalau tanggul ini rusak, dampaknya pasti besar. Bukan hanya rumah warga, tapi juga lahan pertanian yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas laporan yang disampaikan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa permasalahan tanggul Sungai Kali Kuto telah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah sebagai instansi yang memiliki kewenangan.

“Terima kasih atas laporannya. Mengenai tanggul Sungai Kali Kuto sebenarnya sudah kami sampaikan ke Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah selaku instansi yang berwenang. Terkait hal ini, segera kami koordinasikan kembali dengan Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Kendal siap berkolaborasi,” ujar Bupati Kendal.

Baca Juga  Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk terus melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan, mengingat potensi risiko bencana yang dapat terjadi apabila kondisi tanggul terus dibiarkan tanpa perbaikan.

Peta satelit lokasi tanggul terdampak abrasi Dusun Tegalrejo, Desa Rowosari. (Foto: Googlemaps).


Masyarakat Dusun Tegalrejo berharap adanya langkah konkret dan cepat dari pemerintah, berupa penguatan atau perbaikan tanggul Sungai Kali Kuto secara permanen. Mereka menilai sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan instansi teknis sangat dibutuhkan agar potensi bencana banjir dapat dicegah sejak dini.

Warga juga berharap penanganan dilakukan sebelum intensitas hujan semakin meningkat, sehingga keselamatan masyarakat serta keamanan lingkungan dan lahan pertanian dapat tetap terjaga.

Berita Terkait

Jelang Puncak HUT Ke-137, Paroki Koting Matangkan Persiapan Teknis
Rapat Teknis Bahas Persiapan Puncak HUT Paroki Koting, Lomba Dan Momen Syukuran Siap Dirayakan
Merawat Warisan Iman Sejak 1889, Paroki Koting Siap Rayakan HUT Ke-137 Dengan Tiga Momentum Spesial
Paroki Santo Fransiskus Xaverius Koting Gelar Rapat Koordinasi Sambut HUT Ke-137 Dan Dua Momen Istimewa Lainnya
Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 4 October 2026 - 15:27 WITA

Jelang Puncak HUT Ke-137, Paroki Koting Matangkan Persiapan Teknis

Saturday, 3 October 2026 - 10:19 WITA

Rapat Teknis Bahas Persiapan Puncak HUT Paroki Koting, Lomba Dan Momen Syukuran Siap Dirayakan

Sunday, 27 September 2026 - 17:43 WITA

Merawat Warisan Iman Sejak 1889, Paroki Koting Siap Rayakan HUT Ke-137 Dengan Tiga Momentum Spesial

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA