Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Driver Khawatir Aplikator Cari Celah

Saturday, 2 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,newsline.id — Kebijakan Presiden Prabowo Subianto memangkas potongan aplikator ojek online (ojol) menjadi 8 persen disambut positif para driver di Indonesia. Namun di balik rasa senang itu, para pengemudi mengaku khawatir perusahaan aplikasi akan mencari celah lain untuk mempertahankan keuntungan.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur perlindungan pekerja transportasi online, termasuk pembagian pendapatan antara driver dan aplikator menjadi 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk perusahaan aplikasi.

Isa (49), pengemudi Grab di Jakarta Selatan, mengatakan para driver sebenarnya sudah lama memperjuangkan penurunan potongan aplikator yang sebelumnya mencapai 20 persen.

Meski begitu, ia takut kebijakan baru justru diikuti kenaikan biaya layanan atau fee tambahan yang membuat pendapatan driver tetap tidak berubah.

“Takutnya komisi diturunkan, tapi biaya layanan dinaikkan. Jadi pelanggan tetap bayar mahal, tapi driver tetap dapat sedikit,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Isa, sistem biaya layanan dari aplikator selama ini dinilai kurang transparan karena besaran potongan pada tiap order sering berubah tanpa penjelasan yang jelas kepada driver.

Ia berharap aturan dalam Perpres dibuat rinci agar tidak ada celah yang merugikan pengemudi maupun pelanggan.

Kekhawatiran serupa disampaikan Andrianto (33), mitra Gojek. Ia menilai setiap perubahan aturan biasanya diikuti program baru dari aplikator yang justru menambah beban driver.

Baca Juga  Cara Cek NIP PPPK Paruh Waktu Lewat MOLA BKN, Lengkap dengan Solusi Kendala

“Biasanya muncul program hemat atau program berbayar lagi. Ujungnya driver juga yang repot,” katanya.

Meski demikian, Andrianto mengaku tetap optimistis jika kebijakan potongan 8 persen benar-benar diterapkan tanpa tambahan biaya tersembunyi.

“Kalau benar-benar 8 persen, pendapatan driver pasti lebih baik,” ujarnya.

Harapan besar juga datang dari Waritno (50), pengemudi Maxim yang kini mengandalkan motor tua untuk mencari nafkah setelah menjual mobilnya demi biaya pengobatan sang istri.

Menurutnya, setiap pengurangan potongan aplikator sangat berarti bagi kehidupan driver ojol di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Kalau potongan turun jadi 8 persen, sisa uang buat bensin dan makan tentu lebih banyak,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato May Day 2026 di Monas menegaskan tidak setuju aplikator mengambil potongan hingga 20 persen dari penghasilan driver ojol.

Baca Juga  Bupati Gorontalo Pastikan Warga Tetap Terlindungi, Salurkan CPP di Tengah Kenaikan Harga Beras

Selain mengatur pembagian pendapatan, Perpres Nomor 27 Tahun 2026 juga memuat perlindungan bagi pekerja transportasi online seperti BPJS Kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.(**)

Berita Terkait

Tarif Listrik PLN Mei 2026 Resmi Tetap, Ini Rinciannya
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tekankan Pentingnya 3M
Prabowo Bongkar Pihak yang Takut MBG Sukses
Harga Minyak Global Meroket, Pertamax Bikin Publik Kaget
Coretax Bermasalah, DPR Soroti Risiko Turunnya Kepatuhan Pajak
Polri Jamin Aksi May Day 2026 Aman dan Humanis
Nadim Farell Terpilih, Era Baru Muaythai Dimulai
Zeus Sports Club Jadi Magnet Padel di PIK 2
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 20:52 WITA

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Driver Khawatir Aplikator Cari Celah

Saturday, 2 May 2026 - 12:49 WITA

Tarif Listrik PLN Mei 2026 Resmi Tetap, Ini Rinciannya

Saturday, 2 May 2026 - 12:25 WITA

Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tekankan Pentingnya 3M

Friday, 1 May 2026 - 23:22 WITA

Prabowo Bongkar Pihak yang Takut MBG Sukses

Friday, 1 May 2026 - 22:00 WITA

Harga Minyak Global Meroket, Pertamax Bikin Publik Kaget

Berita Terbaru

Tarif listrik PLN Mei 2026 (Foto: Istimewah)

EKBIS

Tarif Listrik PLN Mei 2026 Resmi Tetap, Ini Rinciannya

Saturday, 2 May 2026 - 12:49 WITA

Abdul Mu'ti Mendikdasmen (Foto: Istimewah)

Jakarta

Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tekankan Pentingnya 3M

Saturday, 2 May 2026 - 12:25 WITA

Prabowo saat meninjau Program MBG Beberapa waktu lalu (Foto: Istimewah)

EKBIS

Prabowo Bongkar Pihak yang Takut MBG Sukses

Friday, 1 May 2026 - 23:22 WITA

Foto: Istimewah

Ekonomi

Harga Minyak Global Meroket, Pertamax Bikin Publik Kaget

Friday, 1 May 2026 - 22:00 WITA