Harga Minyak Global Meroket, Pertamax Bikin Publik Kaget

Friday, 1 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewah

Foto: Istimewah

JAKARTA,newsline.id – PT Pertamina (Persero) membuat publik terkejut setelah memutuskan mempertahankan harga Pertamax di tengah lonjakan harga minyak dunia yang terus terjadi. Hingga 1 Mei 2026, harga Pertamax masih tetap berada di level Rp12.300 per liter dan belum mengalami kenaikan.

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena tren harga minyak mentah global sedang bergerak naik cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir. Rata-rata harga minyak Brent tercatat mencapai US$100,69 per barel, melonjak dibanding periode sebelumnya yang berada di kisaran US$85,20 per barel.

Kenaikan juga terjadi pada minyak mentah jenis WTI yang naik menjadi rata-rata US$94,19 per barel dari sebelumnya US$78,35 per barel.

Lonjakan harga minyak global itu seharusnya berpotensi mendorong kenaikan harga BBM non-subsidi di dalam negeri, termasuk Pertamax. Sebab, formula penentuan harga BBM nasional mengacu pada harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Namun hingga awal Mei 2026, Pertamina memilih belum melakukan penyesuaian harga. Selain Pertamax yang tetap Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo juga masih bertahan di angka Rp19.400 per liter.

Sementara Dexlite tetap dijual Rp23.600 per liter dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter.

Keputusan mempertahankan harga BBM ini dinilai sebagai langkah pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah tekanan global yang masih tinggi.

Baca Juga  Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Bilateral dalam 2nd Political Military SOM 2+2 Dialogue 2025

Selain faktor ekonomi, pemerintah juga disebut mempertimbangkan dampak sosial dan kondisi masyarakat sebelum memutuskan kenaikan harga energi nasional.(*)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif
BBCA Terseret Aksi Jual Asing, Rontok 32% Tapi Analis Tetap Optimistis
Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998
Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Cara Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP di HP, DTSEN Resmi Jadi Acuan Baru
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 07:15 WITA

BBCA Terseret Aksi Jual Asing, Rontok 32% Tapi Analis Tetap Optimistis

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Monday, 18 May 2026 - 23:49 WITA

Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik

Sunday, 17 May 2026 - 14:59 WITA

Cara Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP di HP, DTSEN Resmi Jadi Acuan Baru

Berita Terbaru

Merauke

Ketika Tanah Adat Papua Dibuka untuk Proyek Raksasa

Wednesday, 20 May 2026 - 08:28 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Illustrasi

Ekonomi

Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik

Monday, 18 May 2026 - 23:49 WITA