Prabowo Bongkar Pihak yang Takut MBG Sukses

Friday, 1 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo saat meninjau Program MBG Beberapa waktu lalu (Foto: Istimewah)

Prabowo saat meninjau Program MBG Beberapa waktu lalu (Foto: Istimewah)

JAKARTA|newsline.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi gratis (MBG) akan terus dilanjutkan meski disebut banyak pihak merasa khawatir program tersebut berhasil. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan di Cilacap, Jawa Tengah.

Menurut Prabowo, MBG kini telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat dan akan terus diperluas hingga menyasar sekitar 82 juta masyarakat Indonesia. Ia mengakui masih ada berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program, namun pemerintah memastikan seluruh kendala akan dibenahi secara bertahap.

“Kita akan teruskan sampai selesai. Banyak kekurangan, kita selesaikan. Banyak yang takut ini berhasil,” ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menilai ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan sejak program MBG mulai berjalan. Salah satunya terkait perubahan pola penyerapan hasil pertanian dan perikanan yang kini mulai langsung terhubung dengan dapur-dapur MBG di daerah.

Baca Juga  Gaji Pas - Pasan ? Ini Cara Nabung yang Bikin Dompet Tetap Aman

Ia menyebut petani dan nelayan kini mulai memiliki kepastian pasar karena hasil produksi mereka dapat langsung diserap untuk kebutuhan program pangan nasional tersebut.

“Sekarang hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar offtaker. Berapa yang dia hasilkan akan diserap,” katanya.

Prabowo juga menegaskan pemerintahannya akan tetap berada di pihak rakyat dan melanjutkan program-program yang dianggap memberi dampak langsung bagi masyarakat kecil.

Sementara itu, pemerintah terus mempercepat pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah untuk mendukung target besar MBG. Badan Gizi Nasional bahkan mulai menggandeng perguruan tinggi agar ikut membangun dan mengelola dapur MBG secara mandiri.

Baca Juga  Kementerian Agama Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta

Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut kampus memiliki peluang besar terlibat dalam rantai pasok pangan nasional melalui program tersebut. Menurutnya, satu SPPG membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar mulai dari beras hingga jagung untuk kebutuhan pendukung lainnya.

“Minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa pasokannya berasal dari sivitas akademika sendiri,” ujar Dadan di Makassar.(*)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif
BBCA Terseret Aksi Jual Asing, Rontok 32% Tapi Analis Tetap Optimistis
Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998
Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Cara Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP di HP, DTSEN Resmi Jadi Acuan Baru
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 07:15 WITA

BBCA Terseret Aksi Jual Asing, Rontok 32% Tapi Analis Tetap Optimistis

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 14:59 WITA

Cara Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP di HP, DTSEN Resmi Jadi Acuan Baru

Berita Terbaru

Merauke

Ketika Tanah Adat Papua Dibuka untuk Proyek Raksasa

Wednesday, 20 May 2026 - 08:28 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA