Kasus Oknum TNI vs Ojol di Pontianak, Komunitas: Maaf Diberikan, Hukum Tetap Jalan

Sunday, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, newsline.id – Kasus viral yang melibatkan seorang oknum TNI dan driver ojek online di Pontianak terus bergulir. Malam ini, komunitas ojol mendatangi Markas Polisi Militer (Pomdam) XII Tanjungpura di Jalan Rahadi Usman untuk meminta keadilan bagi rekan mereka yang menjadi korban pemukulan.

Perwakilan komunitas ojol menyampaikan bahwa pihaknya tetap membuka pintu maaf kepada pelaku, namun menegaskan proses hukum harus tetap berjalan. “Kami sudah mendengar langsung permintaan maaf dari pihak pelaku. Maaf tetap kami berikan, tetapi proses hukum harus dilanjutkan sesuai aturan yang ada,” ujar salah satu perwakilan Ojol Pontianak.

Oknum TNI yang terlibat sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada korban dan keluarganya. Ia juga berjanji akan membantu biaya pengobatan korban hingga benar-benar pulih.

Wakapendam XII Tanjungpura, Letkol Infanteri Agung W. Palupi, menegaskan pihaknya bertindak cepat begitu laporan kasus ini masuk. Menurutnya, oknum tersebut sudah diamankan dan akan menjalani proses hukum melalui jalur persidangan militer. “Proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Agung.

Mediasi pun telah digelar dengan menghadirkan pihak keluarga korban, komunitas ojol, dan pelaku. Meski suasana berlangsung kondusif dan permintaan maaf telah disampaikan, penyelesaian hukum dipastikan tetap diteruskan sesuai prosedur.

Komunitas ojol Pontianak berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar tercipta suasana yang damai, saling menghargai, dan menghormati sesama di jalan raya.

Baca Juga  Polresta Denpasar Ungkap 30 Amankan 35 Pelaku Narkoba, Salah Satunya Menggunakan Modus Cor Semen

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Mantan Pacar, PN Kendal Vonis Hukuman Mati Bersyarat
Dugaan Kebocoran Anggaran Rp2 Miliar di Dinas Perdagangan Semarang, Pedagang Pertanyakan Transparansi Perawatan Pasar
Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan
Polda Kaltara Gelar Curhat Bersama Warga Nunukan Tengah, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Sejuk
Mobil Rombongan Cantika Davinca Alami Kecelakaan di Magetan, Dua Pelajar Tewas di Tempat
Hacker “Bjorka” Ditangkap, Terancam 12 Tahun Penjara
Meski Dilarang, Pengisian BBM Pakai Jerigen Plastik Masih Terjadi di Singkawang
Cucu Mahfud MD Keracunan Usai Konsumsi Program MBG di Yogyakarta, BGN Minta Maaf
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 09:23 WITA

Kasus Pembunuhan Mantan Pacar, PN Kendal Vonis Hukuman Mati Bersyarat

Wednesday, 5 November 2025 - 10:13 WITA

Dugaan Kebocoran Anggaran Rp2 Miliar di Dinas Perdagangan Semarang, Pedagang Pertanyakan Transparansi Perawatan Pasar

Wednesday, 29 October 2025 - 16:55 WITA

Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan

Wednesday, 29 October 2025 - 16:52 WITA

Polda Kaltara Gelar Curhat Bersama Warga Nunukan Tengah, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Sejuk

Saturday, 4 October 2025 - 11:39 WITA

Mobil Rombongan Cantika Davinca Alami Kecelakaan di Magetan, Dua Pelajar Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

DPR Ingatkan Bahaya Narkoba, Anggaran BNN Dinilai Terlalu Kecil

Wednesday, 4 Feb 2026 - 14:24 WITA

Hukum

KPU Akan Rapat Tindak Lanjuti Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

Thursday, 15 Jan 2026 - 11:13 WITA