Inisiasi Siprosatu, Kemenperin Percepat Digitalisasi Industri Hilir Kelapa Sawit

Sunday, 15 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inisiasi Siprosatu, Kemenperin Percepat Digitalisasi Industri Hilir Kelapa Sawit

Inisiasi Siprosatu, Kemenperin Percepat Digitalisasi Industri Hilir Kelapa Sawit

Newsline.id — Kementerian Perindustrian terus memacu pengembangan industri manufaktur nasional melalui transformasi teknologi digital sesuai dengan insiatif peta jalan Making Indonesia 4.0. Tujuannya agar industri manufaktur nasional semakin produktif, inovatif dan berdaya saing global.

Salah satu sektor yang tengah dibidik untuk dapat memanfaatkan teknologi modern, yakni industri pengolahan sawit. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin menginisiasi program digitalisasi industri hilir kelapa sawit melalui pengembangan Sistem Informasi Produk Sawit dan Turunannya (Siprosatu).

“Siprosatu merupakan backbone dari pelaporan real-time data neraca massa masuk–keluar bahan baku dan produk perusahaan industri sebagai alat bantu pengambilan keputusan pembinaan industri serta pengawasan dan pengendalian oleh regulator,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (13/6).

Dirjen Industri Agro menjelaskan, Siprosatu juga memungkinkan untuk melacak jejak produk sawit dari hulu hingga ke konsumen akhir, kemudian memastikan bahwa seluruh rantai pasokan beroperasi secara transparan, termasuk dalam rangka menjaga akuntabilitas penerimaan negara dari produksi, konsumsi, transportasi, serta memantau ekspor produk turunan kelapa sawit.

“Produk yang akan dimonitor rantai pasoknya dalam Siprosatu adalah produk dari industri CPO dan RFM (Refinery, Fractionation, dan Modifications), antara lain minyak goreng sawit, oleofood, dan biodiesel,” ujarnya.

Dalam praktiknya, lanjut Putu, Siprosatu mempunyai fleksibilitas untuk dapat diintegrasikan dengan sistem pengendalian/pelayanan jasa pelaku usaha yang dikelola oleh kementerian/lembaga lainnya. “Dalam waktu dekat, diharapkan Siprosatu juga dapat diintegrasikan dengan Sistem Informasi-ISPO untuk sistem sertifikasi ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil),” terangnya.

Baca Juga  Pemerintah Sasar 53 Juta Pelajar untuk Program Cek Kesehatan Gratis

Oleh karena itu, Kemenperin mengapresiasi PT Siemens Indonesia yang turut mendukung program tersebut dalam bentuk penyiapan kapasitas dan kapabilitas SDM perusahaan sektor industri hilir kelapa sawit sebagai calon pengguna Siprosatu.

“Bentuk konkret dukungannya adalah berupa penyediaan pelatihan/bimbingan teknis kepada SDM perusahaan industri mengenai dasar–dasar yang ada di dalam Making Indonesia 4.0, serta digitalisasi proses bisnis, operasional dan integrasi platform digital,” ujar Putu.

Dirjen Industri Agro juga menyampaikan, Siemens merupakan salah satu pihak yang dilibatkan untuk memberikan masukan pada proses pengembangan platform digital Siprosatu. “Harapannya dengan kolaborasi yang baik akan tercipta langkah yang terintegrasi dan produktif dalam aspek hardware, software, technoware, infoware, dan humanware pada percepatan pembangunan Siprosatu yang sedang berjalan,” imbuhnya.

Baca Juga  Sri Mulyani, Guru, dan Isu “Beban Negara”: Hoaks yang Bikin Heboh

Putu optimistis, apabila Siprosatu dapat dijalankan dengan baik, akan turut mendukung kinerja sektor industri agro. Selama ini, industri agro berperan penting dalam memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Pada triwulan I tahun 2025, industri agro tumbuh mencapai 4,69 persen, dengan sumbangsih dari total realisasi investasi sebesar Rp38,72 triliun. Nilai investasi di sektor industri agro tersebut terbagi atas Rp21,33 triliun penanaman modal asing dan Rp17,39 triliun penanaman modal dalam negeri.

Selanjutnya, industri agro berkontribusi hingga 52,17 persen terhadap PDB industri non-migas dan menyerap tenaga kerja sebanyak 9,37 juta orang pada triwulan I 2025. “Hal ini menegaskan bahwa industri agro merupakan salah satu sektor strategis dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkap Putu. (*********)

Sumber : Kementerian Perindustrian

Berita Terkait

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat
Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 29 September 2026 - 11:14 WITA

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 23:43 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA