Harumkan Nama Bangsa Indonesia SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Umum di Festival Folklore Internasional ke-21

Sunday, 29 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harumkan Nama Bangsa Indonesia SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Umum di Festival Folklore Internasional ke-21

Harumkan Nama Bangsa Indonesia SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Umum di Festival Folklore Internasional ke-21

Jakarta, Newsline.id —  SMA Labschool Kebayoran menyabet juara umum (grand prix) Festival Folklore Internasional ke-21 yang diselenggarakan di Primorsko, Bulgaria, Eropa Tenggara. Prestasi ini tak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

Festival Folklore sendiri adalah ajang bergengsi bagi pelajar seluruh dunia untuk menampilkan seni budaya dari masing-masing negara. Sedangkan Grand Prix adalah fase final  setelah babak seleksi, di mana grup terbaik bersaing untuk meraih posisi tertinggi dan poin signifikan dalam World Ranking List.

Kepala SMA Labschool Kebayoran, Dr. Suparno, MM, mengungkapkan bahwa 27 muridnya menjadi salah satu delegasi Indonesia yang membawa misi budaya. Seni budaya Indonesia yang diperkenalkan adalah tari dan lagu daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menerangkan, 27 siswa yang menjadi delegasi telah menjalani latihan dalam beberapa bulan sebelumnya. Mereka membawa begitu banyak budaya Indonesia, mulai dari Gandrung Banyuwangi, Bujang Ganong, Rungkad, hingga ragam tarian dari barat hingga timur Nusantara.

Baca Juga  Kultur Efisiensi Pertamina Hulu Energi Berbuah Hasil, Cost Optimization Capai USD 698,7 Juta

“Ada delapan tarian dan tiga lagu daerah yang dibawakan siswa. Alhamdulillah kita bisa menyabet juara umum pada tahun ini,” ujar Suparno, Minggu (29/6/25).

Ditambahkannya, delapan tarian yang dibawakan adalah Mistik Gandrung Banyuwangi, Legong Mahawidya, Asok Manyasak, Lenggang Nyai, Bujang Ganong, Piring Sofyani, Lancang Kuning dan Papua Mambo Simbo. Tarian dibawakan dalam format grup dan solo.

Lebih lanjut ia mengemukakan, lagu daerah yang dibawakan adalah Keroncong Kemayoran, Rungkad, dan Si Patokaan. Semua ditampilkan dengan pendampingan dua guru, yakni Dr. Novita Sari Ayu MA, dan Cipto, M.Pd, serta dua coach tari.

“Ini tentunya sangat membanggakan mengingat tahun lalu SMA Labschool Kebayoran juga mendapat juara umum International Youth Festival of Music and Arts-Muses 2024 di Bulgaria,” jelas Suparno.

Sementara itu, Ketua Misi Budaya dari siswa, Nabil Athadaffa Muliawan, menjelaskan bahwa misi budaya ini diberi nama Predavicaka Nusantara yang artinya pembawa kebijakan cinta Nusantara. Ia metinci, preda vicaka Nusantara adalahsebuah keluarga yang terbentuk melalui banyak tempaan dan rintangan.

Baca Juga  Dukung Asta Cita, Kemdiktisaintek Kuatkan Riset untuk Pemerataan dan Pertumbuhan Ekonomi

“Selama tiga bulan penuh, kami berlatih tanpa henti, mematangkan konsep, menyatukan langkah, dan menanamkansemangat Nusantara dalam setiap gerakan,” ujarnya.

Nabil menambahkan, dia bersama kawan-kawannya mengikuti kegiatan ini untuk membawa nama baik bangsa dan mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia. Dari misi budaya ini, mereka belajar banyak tentang kerja keras, kebersamaan, ketahanan mental, dan rasa bangga menjadibagian dari Indonesia yang luar biasa.

“Saat nama Indonesia dipanggil sebagai pemenang, rasanya tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Semua lelah, waktu, dan pengorbanan selama persiapan terbayar tuntas di atas panggung itu,” ujarnya dengan mata berbinar.

Diketahui, siswa yang berhasil menoreh prestasi antara lain Fathiya Nahla Assyifa (solo tari), Safia Tiara Salsabila (solo tari),  Qintara Annasha Shyana-AleezaSafiya Ardiansyah (gruptari), Safa Tiara Salsabila-Nabil Athadafia Muliawan (gruptari), Zahra Khalisa Laksana-Idea Pilar Arzarita-Keisha Iliana Danielle Andryanto (grup tari), Amal Deasafaputra-Keanan Athaya Kurniawan-Rakha Ilyasa Rizki Siregar-Christian Joshua Bonatua Siagian (grup tari). Siswa yang membawakan lagu daerah secara solo adalahTibiadzka Keiko Abimata, Dyah Kiara Kalyana dan Danisa Amira Nurjannah.

Baca Juga  Ketua Umum PWI Akhmad Munir: Silaturasa di Surakarta Jadi Simbol Persatuan Insan Pers

Selain Labschool Kebayoran, terdapat 800 partisipan dari berbagai negara di antaranya Bulgaria, Turki, Moldova, Lithuania danUkraina. Sementara negara yang gagal ikut karena force major adalah India, Srilanka, Iran, Tunisia dan Tajikistan.

Festival Folklore Internasional tahun ini mengambil tema”Euro Folk – Black Sea 2025″ yang berlangsung 25 – 29 Juni 2025 di Primorsko, Bulgaria. Perhelatan ini diselenggarakan di bawah naungan Asosiasi Festival Folklore Eropa (EAFF) dengan Presidennya adalah Kaloyan Nikolov. (******)

Berita Terkait

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di 13 Sekolah Dompu
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Digelar Usai Ramadan
Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan
30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih
Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Duka Mendalam, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 30 April 2026 - 13:51 WITA

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di 13 Sekolah Dompu

Thursday, 23 April 2026 - 13:10 WITA

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Digelar Usai Ramadan

Monday, 20 April 2026 - 18:16 WITA

Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan

Sunday, 19 April 2026 - 12:06 WITA

30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih

Sunday, 19 April 2026 - 11:19 WITA

Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026

Berita Terbaru

Dompu

13 Sekolah di Dompu Belum Kembalikan Temuan BPK Dana BOS 2025

Thursday, 30 Apr 2026 - 14:00 WITA

Dompu

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di 13 Sekolah Dompu

Thursday, 30 Apr 2026 - 13:51 WITA

HUKRIM

Pasien Rawat Inap Tewas di Kamar Mandi RS Bunda

Tuesday, 28 Apr 2026 - 20:26 WITA

Jakarta

Nadim Farell Terpilih, Era Baru Muaythai Dimulai

Monday, 27 Apr 2026 - 09:57 WITA

Jakarta

Zeus Sports Club Jadi Magnet Padel di PIK 2

Monday, 27 Apr 2026 - 09:52 WITA