Euro 7 dan Dampaknya pada Harga Mobil di Asia Tenggara: Siap-Siap Naik?

Thursday, 7 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Newsline.id — Kamu mungkin belum terlalu akrab dengan istilah “Euro 7”, tapi regulasi ini bisa berdampak besar pada harga mobil di Indonesia dan Asia Tenggara secara keseluruhan. Mulai dari mobil baru yang makin mahal, sampai percepatan tren mobil listrik—semuanya bisa dipicu oleh aturan yang awalnya berlaku di Eropa ini.

Yuk, kita bahas dengan simpel dan jelas.

💨 Apa Itu Euro 7?

Euro 7 adalah standar emisi terbaru dari Uni Eropa yang mengatur seberapa besar polusi yang boleh dikeluarkan oleh kendaraan—bukan cuma dari knalpot, tapi juga dari rem, ban, dan bahkan baterai EV. Target utamanya: bikin udara lebih bersih dan mobil lebih ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Regulasi ini berlaku untuk semua jenis kendaraan: bensin, diesel, dan listrik. Bahkan performa baterai juga harus tahan lama.

Baca Juga  Tren Modifikasi Mobil 2025: Simpel, Agresif, atau Futuristik?

💸 Apa Dampaknya pada Harga Mobil?

Walaupun Euro 7 belum berlaku di Asia Tenggara, dampaknya tetap terasa, karena:

1. Mobil Global = Harga Global

Banyak mobil yang dijual di Asia Tenggara adalah model global yang juga dijual di Eropa. Jika mobil itu harus memenuhi Euro 7, maka:

  • Biaya produksi naik (karena teknologi emisi makin canggih)

  • Harga jual ke pasar Asia juga ikut naik

2. Perusahaan Otomotif Akan “Main Aman”

Produsen mungkin akan memilih untuk menghentikan produksi mobil murah yang tak bisa memenuhi standar Euro 7, dan hanya fokus pada model mahal atau EV. Artinya, mobil entry-level bisa makin langka atau lebih mahal.

🌏 Bagaimana Dampaknya di Asia Tenggara?

🇮🇩 Indonesia

  • Saat ini masih pakai standar Euro 4 untuk mobil bensin dan diesel.

  • Namun pemerintah sudah mendorong transisi ke mobil listrik.

  • Jika Euro 7 diadopsi, mobil murah bisa makin sulit dibeli kecuali diberi subsidi.

Baca Juga  Tren Otomotif Masa Kini: Inovasi Menuju Masa Depan

🇹🇭 Thailand

  • Sudah pakai Euro 5, dan berencana naik kelas.

  • Jadi pusat produksi mobil di ASEAN, jadi regulasi Eropa tetap berpengaruh ke produk ekspor dan harga lokal.

🇻🇳 Vietnam

  • Berlaku Euro 5 sejak 2022.

  • Industri otomotif lokal seperti VinFast sedang mengincar pasar EV internasional, jadi ikut menyesuaikan regulasi global.

⚡ EV Akan Jadi Pemenang?

Yup, standar Euro 7 mendorong ke arah elektrifikasi kendaraan.

  • EV (Electric Vehicle) lebih mudah memenuhi aturan ketat.

  • Pemerintah Asia Tenggara juga mulai memberi insentif besar-besaran.

  • Tapi… harga EV belum tentu lebih murah dari mobil konvensional, apalagi di negara dengan infrastruktur charging yang belum matang.

🛠️ Apa Dampaknya Buat Konsumen?

❌ Mobil murah bisa makin langka

Kelas LCGC atau mobil 150–200 juta rupiah bisa naik harga karena tuntutan teknologi baru.

Baca Juga  Cafe Racer, Tracker, atau Japstyle? Tren Modifikasi yang Tetap Hits

✅ Mobil makin ramah lingkungan

Meski lebih mahal, emisi rendah berarti udara kota lebih bersih dan sehat.

🔁 Pergeseran pasar

Konsumen mulai dilatih untuk berpikir jangka panjang—membeli mobil yang awet, efisien, dan ramah lingkungan.

Euro 7 bukan cuma urusan Eropa—dampaknya global, termasuk ke Asia Tenggara. Mungkin kita belum wajib ikuti sekarang, tapi arah industrinya jelas:

Mobil masa depan akan lebih bersih, lebih pintar, dan sayangnya… mungkin lebih mahal.

Kamu masih tim mobil bensin atau mulai melirik EV? (**********)

Berita Terkait

Mengenal Sistem Turbocharger: Cara Kerja dan Manfaatnya
Tips Merawat Motor Injeksi Agar Tetap Irit dan Responsif
Kesalahan Umum Pengendara Mobil Baru dan Cara Menghindarinya
Cara Merawat Motor Matic agar Tetap Bertenaga dan Irit BBM
Apa Itu Horsepower dan Torsi? Ini Perbedaannya dalam Performa Mobil
Perlukah Menggunakan Bahan Bakar Oktan Tinggi? Ini Penjelasannya
Apa Itu ECU Tuning? Berikut Manfaat dan Risikonya
Panduan Memilih Kampas Rem Berkualitas untuk Mobil Anda
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 04:15 WITA

Mengenal Sistem Turbocharger: Cara Kerja dan Manfaatnya

Sunday, 30 November 2025 - 03:33 WITA

Tips Merawat Motor Injeksi Agar Tetap Irit dan Responsif

Sunday, 30 November 2025 - 03:08 WITA

Kesalahan Umum Pengendara Mobil Baru dan Cara Menghindarinya

Friday, 28 November 2025 - 19:13 WITA

Cara Merawat Motor Matic agar Tetap Bertenaga dan Irit BBM

Friday, 28 November 2025 - 18:52 WITA

Apa Itu Horsepower dan Torsi? Ini Perbedaannya dalam Performa Mobil

Berita Terbaru

Merauke

Ketika Tanah Adat Papua Dibuka untuk Proyek Raksasa

Wednesday, 20 May 2026 - 08:28 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA