Kesalahan Umum Pengendara Mobil Baru dan Cara Menghindarinya

Sunday, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

newsline.id — Mengemudi mobil untuk pertama kalinya sering kali menimbulkan rasa percaya diri berlebihan atau justru terlalu waspada. Keduanya bisa memicu kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan pengendara baru. Agar pengalaman berkendara tetap aman dan nyaman, berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi beserta cara menghindarinya.

Salah Mengatur Posisi Duduk

Banyak pengemudi baru tidak memperhatikan posisi duduk yang ideal. Akibatnya, mereka sulit mengontrol pedal, setir, maupun pandangan.

Cara menghindari:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pastikan punggung menempel pada sandaran.

  • Atur jarak kursi sehingga kaki tidak terlalu menekuk atau terlalu lurus.

  • Dudukkan tangan di setir pada posisi “jam 9 dan jam 3” untuk kontrol optimal.

Terlalu Fokus pada Satu Titik

Pengendara baru cenderung menatap terlalu dekat ke depan mobil, bukan melihat jauh ke depan untuk mengantisipasi kondisi jalan.

Baca Juga  Peta Bisnis Otomotif Indonesia: Siapa Pemain Kuatnya?

Cara menghindari:

  • Latih “scanning view”: pandang jalan secara menyeluruh, termasuk spion kiri, kanan, dan tengah secara berkala.

  • Biasakan membaca situasi beberapa meter ke depan untuk merespons lebih cepat.

Tidak Memanfaatkan Spion dengan Benar

Spion sering kali tidak disetel ulang sesuai postur tubuh pengemudi baru, sehingga blind spot menjadi lebih besar.

Cara menghindari:

  • Setel spion tengah untuk memperlihatkan seluruh kaca belakang.

  • Spion samping dibuat sedikit melebar agar area blind spot berkurang.

  • Lakukan pengecekan cepat sebelum pindah jalur.

Terlalu Sering Mengandalkan Rem

Pengendara pemula kadang mengerem mendadak karena kurang membaca situasi jalan.

Cara menghindari:

  • Gunakan prinsip “coasting”: angkat pedal gas perlahan jika melihat hambatan di depan.

  • Jaga jarak aman minimal 3 detik dari kendaraan lain.

  • Hindari kebiasaan menempel di belakang mobil lain.

Baca Juga  Rahasia Fitur Connected Car: Dari Smart Key hingga Infotainment AI

Panik Saat Menanjak atau Mundur

Mobil yang mati di tanjakan atau salah mengontrol laju saat mundur menjadi tantangan umum.

Cara menghindari:

  • Latih penggunaan rem tangan (handbrake) saat stop and go di tanjakan.

  • Pahami karakteristik mobil, terutama respons gas dan rem.

  • Saat mundur, jangan hanya mengandalkan kamera parkir—tetap periksa sekitar secara langsung.

Tidak Menggunakan Fitur Keselamatan

Beberapa pengendara baru mengabaikan fitur seperti ABS, Hill Start Assist, hingga sensor parkir.

Cara menghindari:

  • Pelajari fungsi dasar fitur keselamatan mobil Anda.

  • Baca buku manual atau tonton video resmi dari pabrikan.

  • Manfaatkan fitur yang ada untuk meningkatkan keamanan berkendara.

Terlalu Percaya Diri atau Terlalu Takut

Rasa overconfidence bisa memicu tindakan berisiko, sementara rasa takut berlebihan membuat pengemudi ragu mengambil keputusan.

Baca Juga  Tren Otomotif Masa Kini: Inovasi Menuju Masa Depan

Cara menghindari:

  • Berkendara secara bertahap: mulai dari jalan sepi, kemudian jalan umum, lalu jalan tol.

  • Tetap tenang, tidak perlu memaksakan diri.

  • Fokus pada situasi jalan, bukan pada pengendara lain yang menekan dari belakang.

Kesalahan adalah bagian dari proses belajar, termasuk dalam mengemudi. Yang terpenting adalah memahami kekurangan, memperbaiki teknik, dan terus berlatih dalam lingkungan yang aman. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum di atas, pengendara baru dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keselamatan saat berkendara. (**)

Berita Terkait

Mengenal Sistem Turbocharger: Cara Kerja dan Manfaatnya
Tips Merawat Motor Injeksi Agar Tetap Irit dan Responsif
Cara Merawat Motor Matic agar Tetap Bertenaga dan Irit BBM
Apa Itu Horsepower dan Torsi? Ini Perbedaannya dalam Performa Mobil
Perlukah Menggunakan Bahan Bakar Oktan Tinggi? Ini Penjelasannya
Apa Itu ECU Tuning? Berikut Manfaat dan Risikonya
Panduan Memilih Kampas Rem Berkualitas untuk Mobil Anda
Keuntungan Menggunakan Dashcam untuk Keamanan Berkendara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 04:15 WITA

Mengenal Sistem Turbocharger: Cara Kerja dan Manfaatnya

Sunday, 30 November 2025 - 03:33 WITA

Tips Merawat Motor Injeksi Agar Tetap Irit dan Responsif

Sunday, 30 November 2025 - 03:08 WITA

Kesalahan Umum Pengendara Mobil Baru dan Cara Menghindarinya

Friday, 28 November 2025 - 19:13 WITA

Cara Merawat Motor Matic agar Tetap Bertenaga dan Irit BBM

Friday, 28 November 2025 - 18:52 WITA

Apa Itu Horsepower dan Torsi? Ini Perbedaannya dalam Performa Mobil

Berita Terbaru

Foto : Istimewa

Tekno

Teknologi Kamera Mobile yang Semakin Canggih: Apa Bedanya?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:21 WITA

Foto : Istimewa

Tekno

Perbandingan HP Flagship: Mana yang Paling Powerful di 2025?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:02 WITA

Foto : Istimewa

Hiburan

Tren Game Online 2025: Apa yang Paling Banyak Dimainkan?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 15:35 WITA

Foto : Istimewa

OLAHRAGA

Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari bagi Tubuh

Tuesday, 2 Dec 2025 - 14:40 WITA