newsline.id — Mengemudi mobil untuk pertama kalinya sering kali menimbulkan rasa percaya diri berlebihan atau justru terlalu waspada. Keduanya bisa memicu kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan pengendara baru. Agar pengalaman berkendara tetap aman dan nyaman, berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi beserta cara menghindarinya.
Salah Mengatur Posisi Duduk
Banyak pengemudi baru tidak memperhatikan posisi duduk yang ideal. Akibatnya, mereka sulit mengontrol pedal, setir, maupun pandangan.
Cara menghindari:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Pastikan punggung menempel pada sandaran.
-
Atur jarak kursi sehingga kaki tidak terlalu menekuk atau terlalu lurus.
-
Dudukkan tangan di setir pada posisi “jam 9 dan jam 3” untuk kontrol optimal.
Terlalu Fokus pada Satu Titik
Pengendara baru cenderung menatap terlalu dekat ke depan mobil, bukan melihat jauh ke depan untuk mengantisipasi kondisi jalan.
Cara menghindari:
-
Latih “scanning view”: pandang jalan secara menyeluruh, termasuk spion kiri, kanan, dan tengah secara berkala.
-
Biasakan membaca situasi beberapa meter ke depan untuk merespons lebih cepat.
Tidak Memanfaatkan Spion dengan Benar
Spion sering kali tidak disetel ulang sesuai postur tubuh pengemudi baru, sehingga blind spot menjadi lebih besar.
Cara menghindari:
-
Setel spion tengah untuk memperlihatkan seluruh kaca belakang.
-
Spion samping dibuat sedikit melebar agar area blind spot berkurang.
-
Lakukan pengecekan cepat sebelum pindah jalur.
Terlalu Sering Mengandalkan Rem
Pengendara pemula kadang mengerem mendadak karena kurang membaca situasi jalan.
Cara menghindari:
-
Gunakan prinsip “coasting”: angkat pedal gas perlahan jika melihat hambatan di depan.
-
Jaga jarak aman minimal 3 detik dari kendaraan lain.
-
Hindari kebiasaan menempel di belakang mobil lain.
Panik Saat Menanjak atau Mundur
Mobil yang mati di tanjakan atau salah mengontrol laju saat mundur menjadi tantangan umum.
Cara menghindari:
-
Latih penggunaan rem tangan (handbrake) saat stop and go di tanjakan.
-
Pahami karakteristik mobil, terutama respons gas dan rem.
-
Saat mundur, jangan hanya mengandalkan kamera parkir—tetap periksa sekitar secara langsung.
Tidak Menggunakan Fitur Keselamatan
Beberapa pengendara baru mengabaikan fitur seperti ABS, Hill Start Assist, hingga sensor parkir.
Cara menghindari:
-
Pelajari fungsi dasar fitur keselamatan mobil Anda.
-
Baca buku manual atau tonton video resmi dari pabrikan.
-
Manfaatkan fitur yang ada untuk meningkatkan keamanan berkendara.
Terlalu Percaya Diri atau Terlalu Takut
Rasa overconfidence bisa memicu tindakan berisiko, sementara rasa takut berlebihan membuat pengemudi ragu mengambil keputusan.
Cara menghindari:
-
Berkendara secara bertahap: mulai dari jalan sepi, kemudian jalan umum, lalu jalan tol.
-
Tetap tenang, tidak perlu memaksakan diri.
-
Fokus pada situasi jalan, bukan pada pengendara lain yang menekan dari belakang.
Kesalahan adalah bagian dari proses belajar, termasuk dalam mengemudi. Yang terpenting adalah memahami kekurangan, memperbaiki teknik, dan terus berlatih dalam lingkungan yang aman. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum di atas, pengendara baru dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keselamatan saat berkendara. (**)








