Drama Konfrontasi di Mapolres Kotamobagu: Ayah TD Akui Perbuatan, NB Menangis Tak Terkendali

Friday, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KOTAMOBAGU,newsline.id- Perkembangan mengejutkan terjadi dalam kasus yang melibatkan NB sebagai korban.

Dalam pertemuan yang digelar di Mapolres Kotamobagu pada Kamis (18/09), tersangka S alias ayah TD akhirnya mengakui perbuatannya secara terbuka.

Dalam pertemuan yang menyita perhatian publik tersebut, S secara jujur mengakui bahwa ia pernah memegang tangan NB dan menutup pintu dari dalam rumah.

Pengakuan ini menjadi terobosan penting dalam kasus yang sejak awal menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

S juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban. Namun, momen pengakuan ini justru memicu reaksi emosional yang kuat dari NB.

Kondisi Korban Saat Konfrontasi
Saat dipertemukan dengan tersangka, NB tampak syok dan menangis di hadapan penyidik. Kondisi ini menunjukkan bahwa trauma yang dialaminya belum pulih dan luka psikologis masih sangat mendalam.

Tangisan korban di ruang pertemuan membuat proses konfrontasi tidak dapat dilanjutkan dengan optimal, karena NB sulit melanjutkan pembicaraan dalam kondisi emosional tersebut.

Kuasa hukum NB, Safrizal Walahe, menegaskan bahwa momen ini sangat penting karena menjadi bukti nyata atas apa yang dialami kliennya.

“Tadi sudah dilakukan pertemuan, ayah Tiara mengakui telah melakukan perbuatan tersebut. Namun karena NB masih dalam kondisi menangis dan sulit melanjutkan pembicaraan, pihak kepolisian mengagendakan untuk memanggil kembali Pak S,” jelas Safrizal.

Menurut Safrizal, pengakuan S bukanlah akhir dari perkara, melainkan pintu masuk untuk melanjutkan proses hukum secara lebih tegas.

Langkah Kepolisian Selanjutnya
Pihak kepolisian menegaskan akan menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap S dalam waktu dekat.

Langkah ini dinilai penting untuk memperdalam keterangan sekaligus memastikan proses hukum berjalan tanpa ada yang ditutupi.

Pemanggilan ulang ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada korban untuk memberikan keterangan dalam kondisi yang lebih stabil.

Pertemuan ini menyisakan pesan kuat bahwa meskipun pengakuan tersangka merupakan perkembangan penting, pemulihan korban jauh lebih prioritas.

Kondisi NB yang masih syok dan menangis menunjukkan bahwa kasus ini belum selesai dan memerlukan penanganan yang lebih komprehensif.

Kini publik menunggu konsistensi aparat kepolisian dalam mengawal kasus ini hingga tuntas.

Pertanyaan yang tersisa adalah apakah proses hukum akan berlanjut secara menyeluruh atau justru berhenti pada pengakuan semata.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pendampingan psikologis bagi korban dalam proses hukum, mengingat dampak trauma yang masih sangat terasa pada NB (Dzuh)

Baca Juga  Polresta Denpasar Ungkap 30 Amankan 35 Pelaku Narkoba, Salah Satunya Menggunakan Modus Cor Semen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Mantan Pacar, PN Kendal Vonis Hukuman Mati Bersyarat
Dugaan Kebocoran Anggaran Rp2 Miliar di Dinas Perdagangan Semarang, Pedagang Pertanyakan Transparansi Perawatan Pasar
Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan
Polda Kaltara Gelar Curhat Bersama Warga Nunukan Tengah, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Sejuk
Mobil Rombongan Cantika Davinca Alami Kecelakaan di Magetan, Dua Pelajar Tewas di Tempat
Hacker “Bjorka” Ditangkap, Terancam 12 Tahun Penjara
Cucu Mahfud MD Keracunan Usai Konsumsi Program MBG di Yogyakarta, BGN Minta Maaf
Dewan Pers Minta Semua Pihak Hormati Kebebasan Pers
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 09:23 WITA

Kasus Pembunuhan Mantan Pacar, PN Kendal Vonis Hukuman Mati Bersyarat

Wednesday, 5 November 2025 - 10:13 WITA

Dugaan Kebocoran Anggaran Rp2 Miliar di Dinas Perdagangan Semarang, Pedagang Pertanyakan Transparansi Perawatan Pasar

Wednesday, 29 October 2025 - 16:55 WITA

Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan

Wednesday, 29 October 2025 - 16:52 WITA

Polda Kaltara Gelar Curhat Bersama Warga Nunukan Tengah, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Sejuk

Saturday, 4 October 2025 - 11:39 WITA

Mobil Rombongan Cantika Davinca Alami Kecelakaan di Magetan, Dua Pelajar Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

DPR Ingatkan Bahaya Narkoba, Anggaran BNN Dinilai Terlalu Kecil

Wednesday, 4 Feb 2026 - 14:24 WITA

Hukum

KPU Akan Rapat Tindak Lanjuti Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

Thursday, 15 Jan 2026 - 11:13 WITA