Angka Kemiskinan Kabupaten Gorontalo Turun Signifikan pada 2025

Tuesday, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo, newsline.id — Kabupaten Gorontalo mencatat capaian menggembirakan pada 2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis BPS Kabupaten Gorontalo pada 23 September 2025, persentase penduduk miskin mengalami penurunan signifikan dari 16,43 persen pada 2024 menjadi 14,89 persen. Penurunan sebesar 1,54 persen poin ini menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Tidak hanya dari sisi persentase, jumlah penduduk miskin juga turun cukup drastis. Pada 2025 angka tersebut tercatat 56,13 ribu orang, berkurang sekitar 5,78 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya. BPS menilai tren positif ini mencerminkan efektivitas berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama para mitra pembangunan.

Baca Juga  Bupati Sofyan Puhi Tinjau Posko Peran Saka Nasional 2025 di Bandara Djalaluddin Gorontalo

Kenaikan Garis Kemiskinan dan Faktor Penyebabnya

Meski angka kemiskinan menurun, Garis Kemiskinan 2025 justru menunjukkan kenaikan. Tahun ini, standar garis pengeluaran minimum naik menjadi Rp635.880 per kapita per bulan, meningkat dari Rp605.743 pada 2024. Kenaikan tersebut dipengaruhi naiknya harga kebutuhan pokok dan meningkatnya standar kebutuhan hidup layak sebagai acuan penetapan garis kemiskinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indikator Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan Membaik

Dua indikator penting lainnya juga menggambarkan perbaikan nyata.

  • Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun menjadi 1,66, menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin mendekati garis kemiskinan.

  • Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menurun ke 0,30, yang berarti ketimpangan pengeluaran antarpenduduk miskin semakin kecil.

Baca Juga  Bupati Sofyan: Posyandu Harus Jadi Motor Layanan Kesehatan dan Sosial Masyarakat

Kepala BPS Kabupaten Gorontalo, Dr. Suparno, menilai capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa program pembangunan memberi dampak nyata, terutama bagi kelompok rentan.

“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, penurunannya hampir 2 persen poin. Ini kabar baik karena tingkat kemiskinan di Kabupaten Gorontalo semakin kecil. Jumlah penduduk miskin juga terus menurun, dan ini sejalan dengan tujuan pembangunan SDGs,” ujar Suparno, Senin (24/11).

Sektor Pertanian Masih Menjadi Kunci

Lebih dari sepertiga penduduk Kabupaten Gorontalo menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Hal ini menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu penentu utama tinggi rendahnya angka kemiskinan di daerah.

“Karena itu, intervensi harus menyasar mereka yang bekerja di sektor pertanian. Selain itu, rumah tangga tidak produktif, kepala keluarga lanjut usia, dan keluarga dengan keterbatasan kemampuan dasar perlu mendapat perhatian khusus,” tambah Suparno.

Optimisme Pemkab untuk Tahun-Tahun Mendatang

Melihat tren penurunan yang cukup tajam tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyatakan optimisme bahwa angka kemiskinan dapat terus ditekan pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan penguatan program penanggulangan kemiskinan melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan ketepatan sasaran bantuan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. (**)

Baca Juga  Ribuan Umat Padati “Navigasi Iman” Bersama Ustaz Abdul Somad di Masjid Agung Baiturrahman Limboto

Berita Terkait

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Keterbukaan dari Balik Aula: Bagaimana Desa Natakoli Mengawal Setiap Rupiah Modal BUM Desa
Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar”
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 23:43 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 22:53 WITA

Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan

Thursday, 13 August 2026 - 11:30 WITA

BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis

Thursday, 13 August 2026 - 11:22 WITA

BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis

Berita Terbaru