Wapres Gibran Tinjau Proyek Bendungan Raksasa di NTT, Bawa Harapan Baru untuk Pangan, Energi, dan Wisata

Wednesday, 7 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id, Pemerintah pusat terus tancap gas membangun infrastruktur di kawasan timur Indonesia. Salah satu yang jadi sorotan adalah Bendungan Mbay/Lambo di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Proyek besar ini jadi bagian dari misi utama Presiden Prabowo: mewujudkan kemandirian pangan, energi, dan air di Indonesia.

Pada Selasa, 6 Mei 2025, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka datang langsung meninjau lokasi. Ia disambut oleh Gubernur NTT, Bupati Nagekeo, dan para pejabat daerah lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Hebatnya Bendungan Ini?
Bendungan Mbay/Lambo bukan proyek biasa. Ini adalah salah satu dari 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Proyek yang dimulai sejak 2021 ini ditargetkan rampung tahun 2026. Hingga Mei 2025, progres pembangunannya sudah 80,4%.

Baca Juga  Menyusuri Jalan Baru: Bus Listrik AKAP Pertama Resmi Meluncur di Rute Yogyakarta–Bekasi

Manfaat Bendungan Mbay/Lambo:

Menampung air hingga 52,89 juta m³

Mengairi lahan pertanian seluas 6.240 hektare

Menyediakan 205 liter air bersih per detik

Mengurangi risiko banjir di area seluas 3.200 hektare

Potensi energi hijau: PLTS 117,5 MW

Siap jadi destinasi wisata baru di Flores!

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menekankan pentingnya mempercepat proyek ini. Ia tak ingin proyek hanya selesai secara teknis, tapi juga berdampak langsung ke kehidupan masyarakat.

“Proyek ini harus membuka peluang baru di bidang pertanian, pariwisata, dan energi terbarukan,” tegasnya.

Gibran juga menyoroti pentingnya pelatihan untuk petani dan peningkatan layanan publik di sekitar bendungan.

Setelah kunjungan ke Nagekeo, rombongan Wapres melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sikka dan kemudian ke Kupang.

Baca Juga  Potensi Besar Komoditas Mineral dan Batubara Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bendungan Mbay/Lambo diharapkan menjadi titik balik pembangunan NTT, membuka akses, membawa kesejahteraan, dan jadi kebanggaan warga Timur Indonesia.***

Berita Terkait

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam
Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Potongan Tarif Ojol Ditargetkan Turun Juni 2026, Prabowo Minta di Bawah 10 Persen
470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya
Ekonomi di Garis Batas: Cerita dari Sota dalam Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Thursday, 14 May 2026 - 09:32 WITA

Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam

Monday, 11 May 2026 - 19:13 WITA

Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026

Monday, 11 May 2026 - 10:07 WITA

Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026

Sunday, 10 May 2026 - 17:48 WITA

Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM

Berita Terbaru

Jakarta

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Film Pesta Babi

Jakarta

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA