JATIM,newsline.id — Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Surabaya Tahun Ajaran 2026/2027 dipastikan mengalami perubahan penting, khususnya untuk jalur prestasi akademik masuk SMP Negeri. Pemerintah Kota Surabaya mulai menerapkan skema baru dengan memasukkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai penentu seleksi.
Perubahan tersebut diumumkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya menjelang dibukanya tahapan pendaftaran online pada Juni 2026 mendatang.
Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan secara umum mekanisme SPMB tahun ini masih sama dengan sebelumnya. Namun jalur prestasi akademik kini tidak lagi hanya mengandalkan nilai rapor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“SPMB tahun ini tidak akan banyak perubahan dibanding tahun sebelumnya. Yang sedikit berubah hanya jalur prestasi akademik untuk masuk SMP Negeri,” ujar Febrina.
Jika sebelumnya penilaian sepenuhnya menggunakan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir, kini hasil TKA mulai diberlakukan sebagai komponen tambahan seleksi.
Dalam aturan terbaru, nilai rapor memiliki bobot 60 persen, sedangkan nilai TKA sebesar 40 persen. Skema ini disiapkan mengikuti arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Perubahan sistem tersebut langsung menjadi perhatian para orang tua siswa karena dinilai akan memperketat persaingan masuk SMP Negeri favorit di Surabaya.
Selain perubahan jalur prestasi, Dispendik Surabaya juga segera meluncurkan website resmi SPMB yang memuat seluruh informasi pendaftaran, syarat, hingga simulasi sistem penerimaan siswa baru.
Seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara online dan dimulai bertahap dari TK Negeri, SD Negeri, hingga SMP Negeri sepanjang Juni 2026.
Menariknya, sebelum pendaftaran resmi dibuka, masyarakat juga diberi kesempatan mencoba simulasi sistem lebih dulu agar tidak mengalami kendala saat proses seleksi berlangsung.
“Kami memberi kesempatan masyarakat untuk latihan prosedur SPMB sebelum pendaftaran resmi dibuka,” kata Febrina.(*)








