Rakor Bersama Menko PMK, Menpora Dito Bahas Penguatan Ekosistem Pembinaan Olahraga Pendidikan Nasional

Thursday, 7 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Bersama Menko PMK, Menpora Dito Bahas Penguatan Ekosistem Pembinaan Olahraga Pendidikan Nasional

Rakor Bersama Menko PMK, Menpora Dito Bahas Penguatan Ekosistem Pembinaan Olahraga Pendidikan Nasional

Jakarta, Newsline.id — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (6/8).

Rapat tersebut membahas penguatan ekosistem pembinaan olahraga pendidikan nasional sebagai bahan paparan untuk Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan itu, Menpora Dito menegaskan bahwa salah satu isu utama yang perlu mendapat keputusan Presiden adalah mengenai posisi Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) serta arah pengembangan Sekolah Khusus Olahraga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih atas respon cepat dari Kemenko PMK. Agenda besar kita adalah memastikan keberlanjutan pembinaan olahraga mahasiswa dan sekolah khusus olahraga, sehingga ke depan kebijakan ini bisa diputuskan langsung oleh Bapak Presiden,” ujar Menpora Dito.

Baca Juga  Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menjelaskan pentingnya ekosistem olahraga mahasiswa karena mayoritas atlet top Indonesia berada pada rentang usia 18–25 tahun yang sebagian besar masih berstatus mahasiswa. Menurutnya, hampir 50 persen atlet Pelatnas untuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade merupakan mahasiswa aktif.

“Perguruan tinggi adalah pilar penting pembinaan. Namun saat ini pembinaan olahraga mahasiswa masih lemah, baik dari sisi kompetisi maupun pengelolaan. Padahal ajang seperti Liga Mahasiswa, POMNAS, ASEAN University Games, hingga Universiade sangat strategis sebagai jalur pembinaan,” kata Surono.

Staf Khusus Menpora Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga, Ardima Rama, menambahkan bahwa kompetisi di tingkat mahasiswa saat ini masih terbatas dan tidak terintegrasi.

Baca Juga  Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Terima Kunjungan Wakil Tetap Negara ASEAN untuk ASEAN dan Duta Besar Timor-Leste untuk ASEAN, di Kemenlu RI

Menko PMK Pratikno dalam rapat menekankan pentingnya mengintegrasikan aktivitas olahraga ke dalam kurikulum akademik. “Kalau aktivitas olahraga bisa direkognisi sebagai mata kuliah, itu akan mengurangi dilema yang dihadapi mahasiswa antara kuliah dan olahraga,” tegasnya.

Ia pun menyinggung pengalamannya saat menjadi dekan di tahun 1990-an. Kala itu, ia menyatukan bidang akademik, kemahasiswaan, dan pendidikan agar tidak terjadi tarik-menarik kepentingan. “Idealnya, mahasiswa bisa berprestasi di olahraga, tapi tetap bisa menyelesaikan studi dengan baik,” tandas Pratikno.

Rapat koordinasi menghasilkan sejumlah kesimpulan terkait penguatan ekosistem pembinaan olahraga pendidikan nasional. Ada enam poin utama yang menjadi catatan penting dalam rapat ini.

*Berikut Enam Poin Rapat Bersama Menko PMK:*

  1. Rencana pemindahan Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) ke Kemenpora agar pembinaan olahraga mahasiswa lebih terintegrasi.
  2. Sinkronisasi antara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dengan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) untuk memperkuat jalur pembinaan sejak jenjang sekolah.
  3. Pengembangan Sekolah Khusus Olahraga dan Kelas Khusus Olahraga sebagai wadah pembinaan atlet muda.
  4. Pembahasan mengenai peran universitas dalam pembinaan olahraga melalui direktorat terkait, termasuk koordinasi dengan Bapomi di tingkat perguruan tinggi.
  5. Rapat juga menyinggung isu besar lainnya seperti penyelenggaraan MotoGP
  6. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dinilai menjadi program besar dengan dampak luas bagi masyarakat. (*****)
Baca Juga  Manchester United Hantam Brighton 4-2 di Old Trafford, Cunha Bersinar dengan Performa Gemilang

Sumber : Kementerian Pemudah Dan Olahraga

Berita Terkait

Nadim Farell Terpilih, Era Baru Muaythai Dimulai
Zeus Sports Club Jadi Magnet Padel di PIK 2
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Digelar Usai Ramadan
Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan
30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih
Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Duka Mendalam, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:57 WITA

Nadim Farell Terpilih, Era Baru Muaythai Dimulai

Monday, 27 April 2026 - 09:52 WITA

Zeus Sports Club Jadi Magnet Padel di PIK 2

Thursday, 23 April 2026 - 13:10 WITA

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Digelar Usai Ramadan

Monday, 20 April 2026 - 18:16 WITA

Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan

Sunday, 19 April 2026 - 12:06 WITA

30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

Dompu

13 Sekolah di Dompu Belum Kembalikan Temuan BPK Dana BOS 2025

Thursday, 30 Apr 2026 - 14:00 WITA

Dompu

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di 13 Sekolah Dompu

Thursday, 30 Apr 2026 - 13:51 WITA

HUKRIM

Pasien Rawat Inap Tewas di Kamar Mandi RS Bunda

Tuesday, 28 Apr 2026 - 20:26 WITA

Jakarta

Nadim Farell Terpilih, Era Baru Muaythai Dimulai

Monday, 27 Apr 2026 - 09:57 WITA

Jakarta

Zeus Sports Club Jadi Magnet Padel di PIK 2

Monday, 27 Apr 2026 - 09:52 WITA