Limboto, newsline.id — Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, secara resmi meresmikan Masjid Adhyaksa Syaifulloh yang berdiri megah di halaman Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa (28/10/2025).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Tonny, disaksikan jajaran pemerintah daerah, pejabat kejaksaan, serta tokoh masyarakat setempat.
Masjid tersebut dibangun melalui kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak dan donatur.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Abvianto Syaifulloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.
Menurutnya, sinergi yang terjalin bukan sekadar bentuk kerja sama dalam bidang pemerintahan atau hukum, melainkan juga upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kolaborasi ini sangat luar biasa, bukan hanya dalam hal penegakan hukum dan pemerintahan, tetapi juga dalam bidang spiritual. Karena pondasi utama dalam melaksanakan kinerja yang baik adalah agama. Ketika pondasi spiritual kita kuat, maka kinerja pun akan baik,” ujar Abvianto.
Ia berharap keberadaan masjid tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi pegawai Kejaksaan, masyarakat sekitar, serta mempererat hubungan antara institusi hukum dan warga.
Acara peresmian berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pejabat daerah, di antaranya unsur Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, pimpinan OPD, Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Kakanwil Kabupaten Gorontalo, Sekcam Limboto Barat, serta Kepala Desa Pone dan Huidu.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Adhyaksa Syaifulloh diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan rohani dan aktivitas sosial-keagamaan bagi masyarakat sekitar.
Masjid ini diharapkan menjadi simbol penguatan nilai religius dan moralitas di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo.
Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan para pegawai Kejari dan masyarakat dapat menjadikan masjid sebagai ruang untuk memperdalam nilai keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarinstansi. (***)








