Renungan Ibadah Jumat Agung 2026, Gereja St. Yohanis Bintuni: Susu di Balas Tuba

Friday, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, newsline.id – Renungan Ibadah Jumat Agung , Gereja St. Yohanis Bintuni,” Hari ini kita menyaksikan melalui Pasio,Kisah Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus. Yesus dibentak, dicaci maki, difitnah, disiksa, hingga dipaku di salib. Ia ditinggikan, namun bukan di atas takhta; Ia ditinggikan di atas salib yang merupakan lambang kehinaan. Yesus menerima semuanya ini untuk menggantikan kita yang berdosa. Ia menerima hukuman itu; Ia rela tubuh-Nya yang kudus dicambuk menggantikan tubuh kita. Tuhan membiarkan diri-Nya dihina, menggantikan kita yang seharusnya menerima penghinaan tersebut.(Jumat, 03/04/2026)

Tuhan mengajak kita untuk siap menghadapi setiap tantangan dan siap memanggul salib. Yesus tidak berhenti di Taman Getsemani, namun Ia tetap setia memikul salib-Nya hingga ke puncak Kalvari. Bahkan ketika berjumpa dengan ibu-Nya, Ia tidak meminta untuk dibela. Tuhan mengajak kita untuk setia sampai akhir. Tubuh-Nya telah Ia persembahkan; sebagai manusia Ia telah mati, namun benih yang mati itu akan menghasilkan banyak buah kehidupan. Cinta-Nya melampaui batas dan melampaui zaman; sejak dua ribu tahun lalu sampai sekarang, kasih Tuhan tidak pernah berubah.

Baca Juga  Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa "Sina Rua Bersinar"
Penciuman Salib Suci dalam Ibadah Jumat Agung Gereja St. Yohanis Bintuni

“Air susu dibalas dengan air tuba.” Begitu banyak perbuatan baik, ajaran, dan mukjizat yang dilakukan Tuhan, namun semuanya seolah terlupakan. Yang tersisa hanyalah teriakan: “Salibkan Dia!” Dengan terus berbuat dosa, kita sebenarnya sedang membalas kasih Tuhan dengan “air tuba”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, peringatan kisah sengsara Tuhan hari ini mengajak kita untuk bertobat, meninggalkan jalan yang salah, dan kembali ke jalan Tuhan yang benar. Sering kali kita memiliki begitu banyak alasan untuk menolak pekerjaan dan karya pelayanan yang dipercayakan Gereja kepada kita.

Ketika kita mencium salib, kita dipanggil untuk mencintai salib itu sendiri—mencintai pengorbanan, mencintai jalan salib, dan bersiap untuk berkorban. Jika kita masih menolak untuk mencintai salib Tuhan, maka kita sedang membalas kasih-Nya dengan air tuba.

Baca Juga  Jemaat GKI Via Dolorosa Bintuni Teguhkan Puluhan Anggota Sidi Baru
Koor Penggerak, Lektor, Pemazmur Lingkungan Sta. Yasinta Awarepi

Kisah sengsara Yesus memperlihatkan bahwa saat ini pun masih banyak orang yang menjadi korban tuduhan palsu. Banyak orang menjadi korban karena kebenaran disembunyikan dalam sistem. Banyak pejabat lari dari tanggung jawab seperti Herodes, atau seperti Petrus yang mencari aman dan tidak menggunakan kapasitasnya untuk membela kebenaran. Bahkan, kita pun sering ikut-ikutan menyalahkan orang lain di media sosial tanpa tahu persoalan yang sebenarnya, namun sudah terlanjur menghakimi.

Semoga dengan peringatan sengsara Tuhan kita Yesus Kristus ini, kita menjadi sadar dan tergerak untuk bertobat serta memperbaiki diri. Mari kita siap berkorban demi tugas pelayanan dan perutusan kita. Yakinlah, kita akan diperkenankan bangkit dan menikmati kemuliaan bersama-Nya.( Pater Alexander Bano.SVD)

Baca Juga  Suami Istri Bertengkar, dua Pemuda Pasar Sentral Bintuni Malah jadi Korban Penikaman.

Berita Terkait

Polres Kepulauan Talaud Gelar Program Polisi Belajar Untuk Personel
Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Keterbukaan dari Balik Aula: Bagaimana Desa Natakoli Mengawal Setiap Rupiah Modal BUM Desa
Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar”
Kawal Dana Ketahanan Pangan, Pemdes Natakoli Telaah Seksama LPJ BUM Desa “Sina Rua Bersinar”
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Sinergi Pengawasan & Pembinaan: Maksensius Edison Resmi Dilantik, Tiga Usulan Strategis Desa Hebing Siap Dikawal
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 08:50 WITA

Polres Kepulauan Talaud Gelar Program Polisi Belajar Untuk Personel

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Thursday, 16 July 2026 - 22:22 WITA

Keterbukaan dari Balik Aula: Bagaimana Desa Natakoli Mengawal Setiap Rupiah Modal BUM Desa

Thursday, 16 July 2026 - 10:10 WITA

Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar”

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA