newsline.id — Servis motor secara rutin seharusnya menjadi kebiasaan penting bagi setiap pemilik kendaraan. Namun, meski terlihat sederhana, banyak pengendara yang justru melakukan kesalahan tanpa sadar saat melakukan servis. Akibatnya, performa motor menurun, bahan bakar jadi boros, bahkan bisa memicu kerusakan yang lebih serius. Berikut lima kesalahan umum saat servis motor yang sering diabaikan.
Pertama, menunda jadwal servis rutin. Banyak orang baru membawa motor ke bengkel setelah terasa tidak nyaman dikendarai atau muncul suara aneh. Padahal, setiap pabrikan sudah menentukan interval servis berdasarkan jarak tempuh atau waktu tertentu. Jika servis terlambat, oli bisa menurun kualitasnya, kampas rem cepat habis, dan sistem pembakaran terganggu.
Kedua, mengabaikan penggantian oli mesin tepat waktu. Oli berfungsi melumasi komponen agar tidak cepat aus dan menjaga suhu mesin tetap stabil. Saat oli terlambat diganti, viskositasnya menurun dan kotoran menumpuk di dalam mesin. Dampaknya, mesin cepat panas dan tenaga menurun. Idealnya, oli motor diganti setiap 2.000–2.500 kilometer, tergantung jenis dan kondisi penggunaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiga, tidak memperhatikan kondisi busi dan filter udara. Dua komponen kecil ini punya peran besar dalam proses pembakaran bahan bakar. Busi kotor atau aus bisa membuat motor sulit dinyalakan dan boros bensin. Sementara itu, filter udara yang jarang dibersihkan akan menghambat aliran udara, sehingga tenaga motor terasa berat. Pemeriksaan rutin dan pembersihan ringan setiap kali servis sangat disarankan.
Keempat, terlalu percaya pada montir tanpa mengecek hasil pekerjaan. Banyak pemilik motor menyerahkan sepenuhnya kepada bengkel tanpa memastikan komponen benar-benar diganti atau dibersihkan sesuai permintaan. Sebaiknya, pengguna memeriksa ulang, menanyakan suku cadang yang diganti, serta meminta sisa part lama untuk memastikan keaslian servis.
Kelima, tidak mengecek tekanan angin dan kondisi ban. Walau terlihat sepele, tekanan ban yang tidak sesuai standar bisa memengaruhi kenyamanan, efisiensi bahan bakar, dan keamanan. Ban yang kekurangan angin mudah aus di pinggir, sedangkan yang terlalu keras cepat retak. Pastikan tekanan ban diperiksa setiap servis atau minimal seminggu sekali.
Melakukan servis motor bukan hanya soal rutin ke bengkel, tapi juga tentang perhatian terhadap detail kecil yang sering terlewat. Dengan menghindari lima kesalahan di atas, motor akan tetap awet, irit, dan nyaman dikendarai setiap hari. Perawatan yang tepat bukan hanya menghemat biaya, tapi juga menjaga keselamatan di jalan. (*)








