Pemangku Kesultanan Bulungan Klarifikasi: Kelompok Tani 17 Ribu Hektar Tidak Pernah Direkomendasikan

Thursday, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nunukan,Newsline.id – Pemangku Kesultanan Bulungan, Datuk Abdul Hamid, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi kepada Amirrudin atau Datuk Kuning untuk membentuk kelompok tani atas nama Kesultanan Bulungan. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan resmi di Gedung BPU Desa Srinanti, Kecamatan Seimenggaris, Rabu (25/9).

Datuk Abdul Hamid menolak klaim bahwa Kelompok Tani yang mengatasnamakan Koperasi Produsen Tani Bena’an Kesultanan Tidung Bulungan memiliki lahan seluas sekitar 17.000 hektar. Menurutnya, klaim tersebut tidak benar dan tidak berdasar.

“Nggak benar itu. Kami dari keluarga Kesultanan tidak pernah memberikan rekomendasi terkait lahan untuk kelompok tani, apalagi lahan tersebut berada di dalam lokasi perkebunan PT. NJL,” tegas Datuk Hamid.

Keberadaan kelompok tani ini diketahui telah membuat resah masyarakat, khususnya warga Desa Tabur Lestari dan Desa Srinanti. Kepala Desa Srinanti, Rosmini Hakim, mengatakan banyak kendaraan roda empat yang lalu-lalang tanpa tujuan jelas sehingga warga merasa terganggu.

Ketua Majelis Adat Dayak Tidung Kabupaten Nunukan, Muh. Yusuf HB, juga hadir dalam pertemuan tersebut. Ia menyoroti, banyak perusahaan yang beroperasi di Seimenggaris sejak 1968 hingga INKOPAD 1990, namun tidak pernah mengklaim lahan saat itu. “Mengapa baru sekarang, apalagi di lahan perkebunan sawit PT. NJL yang sudah memiliki tanaman sawit?” ungkap Yusuf.

Setelah mendapat kepercayaan dari Pemangku Kesultanan Bulungan, Yusuf menegaskan akan bersikap tegas terhadap siapa saja yang meresahkan masyarakat dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Baca Juga  Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan

Pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, Camat Seimenggaris, serta aparat kepolisian dan TNI, berlangsung meriah. Acara juga menyertakan sesi tanya jawab mengenai legalitas kelompok tani, dan berakhir pukul 11.00 WITA.

Djaenuri – Newsline.id

Berita Terkait

Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan
Polda Kaltara Gelar Curhat Bersama Warga Nunukan Tengah, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Sejuk
Pemkab Nunukan Apresiasi Pesta Siaga Pramuka Pulau Sebatik 2025, Bentuk Karakter Generasi Muda Perbatasan
Staf dan Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Benan Gelar Senam Pagi Rutin Setiap Sabtu
Sertifikat Lahan Kemitraan Nunukan Barat Masih Bermasalah, Masyarakat Minta Transparansi
Berita ini 470 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 29 October 2025 - 16:55 WITA

Polres Nunukan Dukung Program Seragam Gratis Pemkab, Wujud Kepedulian untuk Pendidikan di Perbatasan

Wednesday, 29 October 2025 - 16:52 WITA

Polda Kaltara Gelar Curhat Bersama Warga Nunukan Tengah, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Sejuk

Tuesday, 28 October 2025 - 21:42 WITA

Pemkab Nunukan Apresiasi Pesta Siaga Pramuka Pulau Sebatik 2025, Bentuk Karakter Generasi Muda Perbatasan

Sunday, 28 September 2025 - 19:33 WITA

Staf dan Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Benan Gelar Senam Pagi Rutin Setiap Sabtu

Friday, 26 September 2025 - 21:38 WITA

Sertifikat Lahan Kemitraan Nunukan Barat Masih Bermasalah, Masyarakat Minta Transparansi

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

DPR Ingatkan Bahaya Narkoba, Anggaran BNN Dinilai Terlalu Kecil

Wednesday, 4 Feb 2026 - 14:24 WITA

Hukum

KPU Akan Rapat Tindak Lanjuti Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

Thursday, 15 Jan 2026 - 11:13 WITA