Perayaan akbar dirangkaikan dengan Syukuran 60 Tahun Membiara Suster Aloywisa dan Syukuran Imam Baru pada 3 Desember 2026
MAUMERE, newsline.id— Panitia Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-137 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Koting menggelar rapat koordinasi teknis di halaman Pastoran Paroki Koting, Minggu (4/10/2026). Rapat ini menjadi langkah awal mematangkan persiapan menjelang puncak peringatan yang dijadwalkan pada 3 Desember 2026 mendatang.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Maria Nona Eva Rambu bersama Pastor Paroki RD. Christian Rudy Parera dan jajaran Dewan Pastoral Paroki (DPP) tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya pembagian tugas per seksi, penyelarasan rencana kerja, serta pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media, antusiasme anggota panitia terlihat kental saat mendiskusikan rencana kerja masing-masing seksi sebelum akhirnya disepakati secara bulat dalam rapat pleno.
Ketua Panitia, Maria Nona Eva Rambu, mengungkapkan bahwa perayaan HUT paroki tahun ini memiliki nilai istimewa karena dirangkaikan dengan dua momentum syukuran besar lainnya.
“Puncak perayaan HUT ke-137 Paroki Koting disatukan dengan Syukuran 60 Tahun Membiara Suster Aloywisa dan Syukuran Imam Baru,” ujar Nona Eva di sela-sela rapat.
Untuk memeriahkan rangkaian perayaan, panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang memadukan aspek olahraga dan rohani, antara lain turnamen bola voli antardesa, sepak bola mini antarsekolah, serta lomba membaca Kitab Suci.
Nona Eva menjelaskan bahwa turnamen bola voli akan diselenggarakan di tiga lapangan yang tersebar di masing-masing stasi, sedangkan turnamen sepak bola mini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Koting. Adapun puncak perayaan akan berlangsung di halaman Gereja Koting dengan diawali Misa Syukur bersama.
“Rangkaian lomba ini dirancang untuk merangkul seluruh generasi, memupuk sportivitas, serta memperdalam pemahaman iman dan cinta generasi muda terhadap Kitab Suci,” tambahnya.
Sementara itu, Pastor Paroki Koting RD. Christian Rudy Parera mengajak seluruh elemen umat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan perayaan bersejarah ini.
“Tujuan perayaan ini selain untuk merawat sejarah dan warisan iman, juga menjadi sarana untuk memupuk serta mempererat tali persaudaraan antarumat,” tegas RD. Christian.
Sebagai catatan historis, Wilayah Koting semula merupakan stasi di bawah naungan Paroki Maumere sebelum akhirnya resmi berdiri sebagai paroki mandiri pada tahun 1889. Pelayanan perintis di wilayah ini dicatat oleh Pater Anton IJsseldijk, SJ, yang bertugas sejak 1885 hingga 1920 dan berjasa membangun gereja pertama bersama warga setempat.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan seluruh umat, panitia menargetkan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-137 Paroki Koting dapat berjalan tertib, sakral, dan penuh rasa kebersamaan.
Penulis : Seksi Dok.& Publikasi Panitia HUT








