Kendal, Newsline.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kendal (BNNK) resmi meluncurkan Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Berkelanjutan Tahun 2026 di Balai Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Jumat (27/2/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi nasional penguatan rehabilitasi penyalahguna narkotika berbasis partisipasi aktif masyarakat.
Kepala BNNK Kendal, Anna Setiawati, S.Sos., M.M menegaskan bahwa pembentukan IBM Berkelanjutan merupakan langkah konkret menghadirkan layanan rehabilitasi yang dirancang dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.
“Melalui agen pemulihan, kami memanfaatkan potensi dan kearifan lokal desa sebagai fondasi rehabilitasi. Pendekatan ini lebih humanis, persuasif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Anna dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masuk Program Prioritas Nasional
IBM Angsa Emas di Desa Plantaran sebelumnya telah berjalan pada 2024 dengan hasil dinilai memuaskan. Pada 2026, program tersebut kembali ditetapkan sebagai IBM Berkelanjutan dan masuk dalam prioritas nasional Badan Narkotika Nasional (BNN).
Selain Plantaran, BNNK Kendal juga memperkuat IBM Berkelanjutan di Desa Ringinarum melalui program IBM Ringin Putih sebagai bentuk kesinambungan penguatan rehabilitasi berbasis masyarakat di tingkat desa.
Anna mengakui, wilayah Plantaran masih menghadapi tantangan penyalahgunaan narkotika. Karena itu, agen pemulihan yang terdiri dari tokoh masyarakat, bidan desa, dan unsur karang taruna diharapkan aktif mengedukasi warga serta mendorong penyalahguna agar tidak ragu menjalani rehabilitasi.
“Stigma harus dihapus. Rehabilitasi bukan hukuman, tetapi upaya pemulihan,” tegasnya.
Penguatan Kapasitas Tim Intervensi
Camat Kaliwungu Selatan, Supriyanto, meminta agar tim intervensi yang telah terbentuk dibekali kompetensi memadai sehingga mampu memitigasi potensi penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
“Tim ini berhadapan langsung dengan warga. Mereka harus memiliki pemahaman yang kuat agar bisa menjadi rujukan dan penyebar informasi yang benar,” ujarnya.
Kepala Desa Plantaran, Santoso, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada desanya. Ia berharap Tim IBM Berkelanjutan 2026 mampu lebih inovatif dengan memperluas kolaborasi bersama pemuda dan pemangku kepentingan lokal.
Perkuat Ketahanan Sosial dan P4GN
Model IBM Berkelanjutan diyakini mampu memperkuat ketahanan sosial desa, memperluas akses rehabilitasi, serta membangun lingkungan yang responsif terhadap persoalan narkotika. Pendekatan berbasis masyakarat ini juga memperkuat jejaring rehabilitasi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Melalui IBM Berkelanjutan 2026, BNNK Kendal menegaskan komitmennya memperluas rehabilitasi berbasis komunitas dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung Indonesia bersih narkoba.**
Penulis : Rizal Firmansyah








