Harga Emas Pegadaian Naik di Akhir Pekan, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat

Saturday, 25 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

newsline.id — Menjelang akhir pekan, harga logam mulia di laman resmi Sahabat Pegadaian tercatat mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Dua produk emas yang tersedia, yakni UBS dan Galeri24, sama-sama menunjukkan tren penguatan harga. Sementara itu, harga emas Antam belum diperbarui atau tidak ditampilkan pada laman resmi Pegadaian hari ini.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Antara, harga jual emas Galeri24 meningkat menjadi Rp2.445.000 per gram, naik Rp32.000 dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.413.000. Sementara emas UBS juga naik ke level Rp2.454.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.423.000. Kedua kenaikan tersebut menegaskan adanya pergerakan positif di pasar logam mulia domestik.

Produk emas Galeri24 saat ini tersedia dalam ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sedangkan UBS menawarkan varian dari 0,5 gram sampai 500 gram. Ragam pilihan tersebut memudahkan masyarakat untuk menyesuaikan pembelian emas dengan kebutuhan investasi, baik untuk tabungan kecil maupun portofolio jangka panjang.

Berikut daftar harga emas UBS di Pegadaian per Sabtu (25/10):

Berat Harga (Rp)
0,5 gram 1.327.000
1 gram 2.454.000
2 gram 4.870.000
5 gram 12.034.000
10 gram 23.941.000
25 gram 59.735.000
50 gram 119.224.000
100 gram 238.353.000
250 gram 595.707.000
500 gram 1.190.011.000

Sementara itu, berikut daftar harga emas Galeri24 terbaru di Pegadaian:

Berat Harga (Rp)
0,5 gram 1.283.000
1 gram 2.445.000
2 gram 4.817.000
5 gram 11.953.000
10 gram 23.841.000
25 gram 59.455.000
50 gram 118.815.000
100 gram 237.512.000
250 gram 593.487.000
500 gram 1.186.389.000
1.000 gram (1 kg) 2.372.777.000

Penguatan harga emas kali ini didorong oleh kenaikan harga emas dunia serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kondisi global yang tidak stabil membuat banyak investor memilih untuk mengalihkan asetnya ke instrumen aman seperti emas. Selain itu, permintaan menjelang akhir tahun turut mendongkrak harga di pasar ritel.

Baca Juga  Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Pengamat keuangan dan komoditas Hendra Wibowo menilai kenaikan harga emas masih berpotensi berlanjut hingga kuartal terakhir 2025.

“Selama tekanan ekonomi global belum mereda dan inflasi tetap tinggi, emas akan menjadi instrumen lindung nilai yang menarik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pergerakan harga emas lokal juga sangat dipengaruhi fluktuasi kurs dolar dan kebijakan suku bunga The Fed.

Pegadaian mengimbau masyarakat agar membeli emas sesuai kemampuan dan tujuan investasi. Emas dengan ukuran kecil cocok untuk menabung secara bertahap, sementara ukuran besar lebih sesuai untuk diversifikasi portofolio jangka panjang. Selain itu, calon pembeli disarankan selalu memeriksa harga harian di situs resmi Pegadaian agar mendapatkan nilai beli terbaik.

Baca Juga  Inisiasi Siprosatu, Kemenperin Percepat Digitalisasi Industri Hilir Kelapa Sawit

Kenaikan harga emas di akhir pekan ini menegaskan bahwa minat masyarakat terhadap investasi logam mulia tetap kuat, meski pasar global masih bergejolak. Dengan kenaikan kompak pada produk UBS dan Galeri24, Pegadaian kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lembaga investasi terpercaya bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi. (********)

Berita Terkait

BNN Kabupaten Kendal dan JNE Cabang Kendal Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Kerja
Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
BNN Kabupaten Kendal Gelar Battle of Mahabarata untuk Perkuat Edukasi P4GN Bersama TP PKK
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 December 2025 - 22:28 WITA

BNN Kabupaten Kendal dan JNE Cabang Kendal Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Kerja

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 19:00 WITA

BNN Kabupaten Kendal Gelar Battle of Mahabarata untuk Perkuat Edukasi P4GN Bersama TP PKK

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Berita Terbaru

Foto : Istimewa

Tekno

Teknologi Kamera Mobile yang Semakin Canggih: Apa Bedanya?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:21 WITA

Foto : Istimewa

Tekno

Perbandingan HP Flagship: Mana yang Paling Powerful di 2025?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:02 WITA

Foto : Istimewa

Hiburan

Tren Game Online 2025: Apa yang Paling Banyak Dimainkan?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 15:35 WITA

Foto : Istimewa

OLAHRAGA

Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari bagi Tubuh

Tuesday, 2 Dec 2025 - 14:40 WITA