Warga Paku Bersatu Dorong Tambang Toheahu Jadi WPR

Wednesday, 25 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLTARA,newsline.id — Masyarakat Desa Paku Bersatu, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), optimis tambang Toheahu akan ditetapkan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Optimisme tersebut menguat setelah perwakilan masyarakat melakukan kunjungan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (25/3/2026). Rombongan yang terdiri dari penambang, pemuda, serta pemerintah desa diterima langsung oleh Kepala Dinas ESDM Sulut, Fransiscus Maindoka, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, masyarakat mendapat arahan bahwa pemerintah daerah wajib melakukan pengecekan titik koordinat lokasi tambang Toheahu melalui Dinas PUPR Bolaang Mongondow Utara, khususnya pada bidang tata ruang.

Kepala Dinas ESDM Sulut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boltara harus menetapkan titik-titik blok tambang yang akan diusulkan sebagai WPR. Setiap blok memiliki luas maksimal 100 hektare.

“Maksimal satu blok itu 100 hektare. Jadi pemerintah daerah harus menentukan titik blok yang akan diusulkan sesuai permintaan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Bolangitang Barat sendiri mengusulkan agar kawasan tambang Toheahu dapat ditetapkan sebagai WPR dengan total empat blok atau seluas 400 hektare.

Menanggapi hal tersebut, pihak ESDM Provinsi Sulut menyatakan kesiapan untuk menyetujui usulan tersebut, dengan catatan harus diajukan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Boltara.

“Kami akan menyetujui permintaan itu. Tinggal menunggu usulan resmi dari pemerintah daerah Kabupaten Boltara,” kata Kadis ESDM Sulut.

Baca Juga  Tak Hanya Bangunan, Revitalisasi SLBN Slawi Bawa Berkah Ekonomi bagi Warga”

Masyarakat Desa Paku Bersatu berharap pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dapat segera menindaklanjuti proses tersebut, sehingga tambang Toheahu dapat berstatus WPR dan memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat.(**)

Berita Terkait

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam
Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Potongan Tarif Ojol Ditargetkan Turun Juni 2026, Prabowo Minta di Bawah 10 Persen
470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya
Ekonomi di Garis Batas: Cerita dari Sota dalam Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Thursday, 14 May 2026 - 09:32 WITA

Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam

Monday, 11 May 2026 - 19:13 WITA

Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026

Monday, 11 May 2026 - 10:07 WITA

Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026

Sunday, 10 May 2026 - 17:48 WITA

Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM

Berita Terbaru

Jakarta

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Film Pesta Babi

Jakarta

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA