newsline.id — Film horor The Black Phone 2 resmi tayang di bioskop dan langsung mencuri perhatian para pecinta film seram di seluruh dunia. Sekuel dari film sukses tahun 2022 ini kembali menghadirkan ketegangan yang mencekam — dengan cerita baru yang lebih gelap, lebih intens, dan penuh kejutan.
Disutradarai oleh Scott Derrickson, sutradara di balik film Sinister dan Doctor Strange, The Black Phone 2 masih menampilkan Ethan Hawke sebagai sosok “The Grabber” — penjahat bertopeng yang menjadi mimpi buruk banyak orang. Namun kali ini, cerita tidak berhenti pada teror masa lalu. Penonton diajak menyelami sisi psikologis dari karakter-karakter yang selamat di film pertama, serta rahasia baru yang lebih mengerikan.
Film ini berhasil meraup pendapatan lebih dari USD 26 juta hanya dalam pekan pembukaannya di Amerika Serikat, menandakan antusiasme luar biasa dari penonton yang sudah lama menunggu kelanjutan kisah telepon hitam misterius itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sekuel ini, cerita berfokus pada Gwen dan Finney, dua saudara yang berusaha menjalani hidup normal setelah kejadian mengerikan yang menimpa mereka. Namun, ketika sebuah panggilan aneh kembali muncul dari telepon tua di ruang bawah tanah — masa lalu yang seharusnya berakhir justru datang lagi dengan cara yang jauh lebih menakutkan.
Penonton memuji film ini karena berhasil mempertahankan atmosfer mencekam dari film pertama, dengan tambahan unsur psikologis dan drama yang lebih kuat. Adegan-adegan jump scare-nya dibuat lebih halus tapi menghantam tepat di jantung — membuat banyak orang menonton sambil menutup mata tapi tak bisa berhenti melihat.
Beberapa kritikus menyebut The Black Phone 2 sebagai salah satu film horor terbaik tahun 2025, menyaingi film besar lain seperti Smile 2 dan Talk to Me: Rebirth.
Dengan kombinasi cerita yang menegangkan, akting luar biasa Ethan Hawke, dan arahan yang matang dari Derrickson, film ini bukan sekadar sekuel — tapi bukti bahwa dunia horor masih punya cara baru untuk membuat kita takut. (****)







