TARUTUNG,newsline.id — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menggelar Yudisium dan Pengukuhan Gelar Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch I Tahun 2025 di Auditorium Kampus II IAKN Tarutung pada Sabtu (18/10). Sebanyak 754 peserta resmi dikukuhkan sebagai guru profesional setelah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi dan dinyatakan memenuhi kualifikasi sebagai pendidik yang kompeten.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor IAKN Tarutung bersama para Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro AUAK, serta seluruh jajaran pimpinan kampus. Mewakili Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Kasubdit Perguruan Tinggi Ditjen Bimas Kristen turut hadir secara daring. Dari unsur pemerintah daerah, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menghadiri kegiatan bersama rombongan, menambah khidmatnya momentum bersejarah ini.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Dr. Eben Haezarni Telaumbanua, M.Pd., dan Isabella Malau, S.Sn. Suasana penuh rasa syukur menyelimuti ruangan, menandai lahirnya ratusan guru profesional yang siap mengabdikan diri untuk dunia pendidikan. Tahun ini menjadi catatan penting bagi IAKN Tarutung karena untuk pertama kalinya kampus ini menyelenggarakan pengukuhan guru profesional secara mandiri sejak ditetapkan sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) oleh Kementerian Agama RI. Penyelenggaraan ini menegaskan kesiapan IAKN Tarutung untuk berperan aktif dalam mencetak tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter Kristiani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Tarutung menyampaikan apresiasi atas ketekunan dan komitmen para peserta PPG. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan yudisium sempat tertunda karena pihak kampus ingin memastikan seluruh peserta bisa menerima sertifikatnya secara langsung dalam satu prosesi resmi. “Kami memilih untuk menyerahkannya secara langsung dalam yudisium ini. Ini adalah bentuk penghargaan atas perjuangan Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya. Rektor juga menegaskan bahwa IAKN Tarutung akan terus melanjutkan program PPG, termasuk PPG Prajabatan, sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kehadiran 754 guru profesional yang baru saja dikukuhkan. Ia menilai kepercayaan pemerintah kepada IAKN Tarutung sebagai penyelenggara PPG merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai kekristenan dan warisan sejarah iman di Tapanuli Utara. “Kami dari kabupaten sedang berbenah diri untuk menjaga dan melestarikan peninggalan historis jejak kekristenan, dan kehadiran IAKN Tarutung menjadi bagian penting dari upaya itu,” ungkapnya.
Prosesi pengukuhan ditutup secara resmi oleh Rektor IAKN Tarutung, dilanjutkan dengan doa dan sesi foto bersama antara peserta, dosen pembimbing, dan para tamu undangan. Suasana haru dan bangga terlihat jelas dari para peserta yang kini resmi menyandang gelar guru profesional.
Momentum ini menjadi bukti nyata kontribusi IAKN Tarutung dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.(*)
Penulis: MELKI SIANTURI Mahasiswa IAKN Tarutung Program studi Manajemen Pendidikan Kristen Semester 5







