BIAK NUMFOR,newsline.id — Program Studi Diploma Tiga (D3) Keperawatan Biak Poltekes Kemenkes Jayapura dinilai mengalami penurunan kualitas pendidikan akibat kekurangan tenaga dosen yang sesuai dengan ketentuan akademik.
Kondisi ini disampaikan mantan Ketua Program Studi yang hingga kini masih aktif mengajar, Dr. Lajumu, Selasa (25/2/2026).

Ia menegaskan, kekurangan dosen telah berlangsung lama dan belum mendapat penanganan serius.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak kampus, kata dia, sudah berulang kali mengusulkan penambahan tenaga pendidik dan kependidikan sejak 2013, 2018, hingga 2022. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas. “Usulan sudah disampaikan berkali-kali, tetapi tidak ada tanggapan,” ujar Dr. Lajumu.
Di tengah upaya pemerintah melakukan pemerataan pendidikan di enam provinsi di Tanah Papua, penerapan perkuliahan daring dinilai belum efektif. Keterbatasan jaringan internet membuat kuliah melalui platform online kerap terkendala, sehingga tidak bisa dijadikan solusi utama, khususnya di Kabupaten Biak Numfor.
Selain itu, kesenjangan sosial masyarakat juga menjadi tantangan besar. Rendahnya literasi teknologi, termasuk kemampuan dasar mengoperasikan komputer, sering menghambat proses pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak langsung pada efektivitas pengajaran dan menambah beban kerja dosen yang jumlahnya terbatas.
“Masalah dosen, infrastruktur, dan kemampuan teknologi mahasiswa harus dilihat secara menyeluruh. Jika tidak segera ditangani, kualitas lulusan tentu akan terpengaruh,” tegas Dr. Lajumu.(Henny Arwam)








