Gorontalo, newsline.id – Suasana berbeda tampak di halaman Kantor Bupati Kabupaten Gorontalo, Kamis pagi ini. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) hadir mengikuti apel pagi dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap. Barisan tertata rapi, disertai senyum dan antusiasme yang terpancar dari wajah para ASN.
Instruksi pemerintah daerah agar ASN mengenakan seragam Pramuka sempat menuai kekhawatiran akan menjadi beban. Namun hari ini, keraguan itu dijawab dengan semangat tinggi. Dari pejabat eselon hingga staf pelaksana, hampir seluruh ASN menunjukkan kekompakan dan kebanggaan mengenakan seragam yang identik dengan semangat kebangsaan dan kedisiplinan itu.
“Ini bukan sekadar seragam, tapi wujud kebersamaan,” ujar seorang ASN yang tampak tengah merapikan kacu Pramukanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momentum ini seolah membawa kembali kenangan masa sekolah, namun dalam konteks kedinasan yang lebih bermakna. Seragam Pramuka tak hanya menjadi simbol nostalgia, tetapi juga pengingat akan nilai-nilai luhur seperti disiplin, gotong royong, dan pengabdian—yang sejalan dengan tugas ASN dalam melayani masyarakat.
Wakil Bupati Gorontalo, Tony Junus, yang bertindak sebagai pembina apel pagi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas partisipasi mereka.
“Kepatuhan ini adalah bukti betapa besar rasa hormat dan loyalitas ASN Kabupaten Gorontalo kepada pimpinan,” ujar Tony dalam sambutannya.
Ia berharap semangat yang diwariskan oleh gerakan Pramuka dapat terus terpatri dalam diri para ASN, terutama dalam menanamkan etos kerja yang kuat, menjunjung disiplin, serta membangun budaya pelayanan yang berintegritas.
“Nilai-nilai Pramuka harus menjadi bagian dari cara kita bekerja—berdisiplin, bekerjasama, dan mengabdi tanpa pamrih,” pungkasnya.
Antusiasme pagi itu bukan hanya menjadi potret kedisiplinan ASN, tetapi juga cerminan semangat kolektif dalam membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. (***)









