KUPANG,newsline.id — Donasi Sampahmu.id menyelenggarakan diskusi dengan tema “Pemuda Hijau Bergerak Nyata Bentuk Bumi yang Lebih Lestari” pada hari Jumat, 14 November 2025, pukul 15.15 WITA hingga selesai. Diskusi ini bertempat di RBM (Rumah Baca Multikultural), Jln. Perintis Kemerdekaan, Kayu Putih, Kec. Oebobo.
Kegiatan ini diadakan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan peran aktif pemuda dalam mengatasi berbagai permasalahan lingkungan yang dihadapi Indonesia, khususnya NTT, seperti sampah plastik, minimnya ruang hijau, dan dampak perubahan iklim.
Lebih lanjut, Donasi Sampahmu.id mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk berpartisipasi dengan mengusungkan slogan:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tunjukkan Semangat Muda-mu! Bersama Pemuda Hijau, Kita Bentuk Perubahan Nyata untuk Generasi Mendatang.”
Diskusi ini dipandu langsung oleh Ami sebagai moderator, yang dengan semangat mengarahkan jalannya diskusi. Amandus Sali Kofi, selaku Presidium Youth Advisory Kupang, hadir sebagai pemateri.
Dalam paparannya, Amandus Sali Kofi menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Ini adalah langkah yang baik, apalagi dengan tema yang sangat relevan. Ini menunjukkan bahwa anak muda bisa menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Amandus menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif, terutama karena selaras dengan tema pemuda hijau yang bergerak untuk perubahan nyata. Ini menjadi bentuk konkret bahwa anak muda mampu dan siap berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Di tengah berbagai persoalan seperti sampah plastik, kurangnya ruang hijau, dan peningkatan dampak perubahan iklim, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya peduli, tetapi juga bersedia turun tangan secara langsung.
Ia berharap gerakan ini, maupun gerakan yang akan dibangun ke depan, dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendorong pemuda untuk semakin aktif membuat perubahan,” tutupnya
Sementara itu, Hefri Persil, Ketua Donasi Sampahmu.id, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota melalui pemahaman tentang isu iklim dan lingkungan.
“Kami terus membekali anggota dengan pemahaman yang mendalam, serta menyadarkan mereka akan peran penting sebagai pemuda dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut, Hefri berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan gerakan kerelawanan.
“Harapannya, kegiatan ini menghasilkan output yang positif, memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap lingkungan dan iklim,” tutupnya.(**)
Penulis: Albina Kasih








