Longsor Putus Irigasi Wae Mau Satu, Puluhan Hektare Sawah di Satar Mese Barat Terancam Gagal Tanam

Monday, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANGGARAI — Potret pilu membayangi masa depan pertanian di Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Longsor besar yang terjadi pada 9 September 2025 lalu memutus aliran irigasi Wae Mau Satu di Dusun Reda, Desa Cambir Leca. Sekitar 25 meter jaringan irigasi tersebut rusak parah akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari.

Dampaknya fatal. Sedikitnya 50 hektare lahan persawahan di Kampung Reda (Desa Cambir Leca) dan Dusun Rotok (Desa Hilihintir) kini terancam gagal tanam. Padahal, irigasi vital tersebut baru selesai dibangun pada 2018 dengan biaya sekitar Rp25 miliar yang bersumber dari anggaran APBN. Infrastruktur yang diharapkan menjadi penopang kesejahteraan petani kini hancur diterjang bencana.

Baca Juga  DLH Manggarai Beraksi, Lingkungan Hidup Lebih Bersih dan Sehat!

Meski tanpa bantuan resmi, masyarakat menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Setiap hari Rabu dan Sabtu, warga Kampung Reda dan Rotok turun langsung ke lokasi membawa alat seadanya seperti linggis, sekop, dan kayu untuk memperbaiki saluran air. Namun, hingga delapan kali kerja bakti, hasilnya belum signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesulitan bagi kami adalah banyaknya tumpukan tanah dan batu-batu besar,” ujar Remigius Mangsi, salah satu warga yang aktif dalam kegiatan perbaikan.

Situasi ini turut menarik perhatian anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Junaidin. Menurutnya, pihaknya telah meminta data dan dokumentasi kondisi terkini sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut di tingkat provinsi.

Baca Juga  DLH Manggarai Beraksi, Lingkungan Hidup Lebih Bersih dan Sehat!

Kini, ratusan petani menggantungkan harapan pada respons cepat pemerintah dan pihak terkait agar saluran irigasi segera diperbaiki. Nasib lahan pertanian di Satar Mese Barat pun bergantung pada seberapa cepat langkah nyata diambil untuk menghidupkan kembali aliran air yang menjadi nadi kehidupan mereka. (*)

Berita Terkait

DLH Manggarai Beraksi, Lingkungan Hidup Lebih Bersih dan Sehat!
Berita ini 288 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 10 November 2025 - 15:00 WITA

Longsor Putus Irigasi Wae Mau Satu, Puluhan Hektare Sawah di Satar Mese Barat Terancam Gagal Tanam

Wednesday, 22 October 2025 - 14:59 WITA

DLH Manggarai Beraksi, Lingkungan Hidup Lebih Bersih dan Sehat!

Berita Terbaru

Illustrasi

Ekonomi

Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026

Sunday, 19 Apr 2026 - 11:19 WITA

Illustrasi

Jakarta

Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400

Saturday, 18 Apr 2026 - 11:53 WITA

Jakarta

Duka Mendalam, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Saturday, 18 Apr 2026 - 10:57 WITA

68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta (Foto: Istimewah)

Jakarta

68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta

Friday, 17 Apr 2026 - 23:54 WITA