Pemkab Sumenep Tekankan Peran Guru sebagai Agen Transformasi Pendidikan Digital

Thursday, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan pentingnya peran strategis guru dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dinamis, khususnya di era digital saat ini. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep tahun 2026 yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026).

Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengingatkan bahwa peran guru kini tidak lagi terbatas sebagai penyampai materi di dalam kelas. Lebih dari itu, guru dituntut mampu menjadi agen transformasi yang mendorong perubahan pola belajar siswa agar lebih kreatif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurut Agus, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi. Oleh sebab itu, guru harus memiliki kesiapan mental dan kemampuan teknis untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa guru perlu terus mengasah kompetensi, baik dalam hal penguasaan materi ajar maupun pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif dan menarik bagi peserta didik.

“Perubahan tidak bisa dihindari. Guru harus mampu mengikuti perkembangan, termasuk dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Hal ini menjadi penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga  Tanggul Sungai Kali Kuto di Rowosari Kendal Terus Terkikis, Warga Khawatir Jebol Saat Musim Hujan

Selain itu, Agus juga menekankan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda. Tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, guru juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan semangat belajar sepanjang hayat.

Dalam konteks tersebut, transformasi pendidikan menjadi sebuah keharusan. Penggunaan teknologi digital, menurutnya, dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, selama diimbangi dengan kesiapan dan kompetensi guru.

“Digitalisasi pendidikan bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru dalam bidang teknologi harus terus didorong,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjut Agus, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kualitas guru melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran guru sebagai ujung tombak dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga  Pemkab Gorontalo Wajibkan Penggunaan Bahasa Daerah Setiap Jumat, Upaya Kuat Lindungi Bahasa Gorontalo dari Kepunahan

Kegiatan Konferensi Kerja PGRI tersebut juga menjadi momentum penting bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah di masa mendatang.

Berita Terkait

JSI Soroti Menu Makan Bergizi Gratis di Manding, Diduga Tak Penuhi Standar Gizi Anak
BNN Kabupaten Kendal Tes Urine Sopir Bus Jelang Mudik Lebaran 2026, Pastikan Pengemudi Bebas Narkoba
Saka Anti Narkoba BNN Kendal Gelar Bagi Takjil dan Sosialisasi ANANDA Bersinar
Kebakaran Gudang Tiner dan Gipsum di Langenharjo, Satu Penjaga Dilarikan ke RSUD Soewondo
Highland Run 6K Angkat Potensi Alam Ngargosari, Padukan Olahraga dan Wisata
Pemdes Rowosari Perketat Pengawasan Sampah Liar di Jalan Protokol
Tanggul Sungai Kali Kuto di Rowosari Kendal Terus Terkikis, Warga Khawatir Jebol Saat Musim Hujan
Pemkab Gorontalo Wajibkan Penggunaan Bahasa Daerah Setiap Jumat, Upaya Kuat Lindungi Bahasa Gorontalo dari Kepunahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 3 April 2026 - 00:08 WITA

JSI Soroti Menu Makan Bergizi Gratis di Manding, Diduga Tak Penuhi Standar Gizi Anak

Thursday, 2 April 2026 - 17:21 WITA

Pemkab Sumenep Tekankan Peran Guru sebagai Agen Transformasi Pendidikan Digital

Wednesday, 11 March 2026 - 16:05 WITA

BNN Kabupaten Kendal Tes Urine Sopir Bus Jelang Mudik Lebaran 2026, Pastikan Pengemudi Bebas Narkoba

Monday, 9 March 2026 - 09:47 WITA

Saka Anti Narkoba BNN Kendal Gelar Bagi Takjil dan Sosialisasi ANANDA Bersinar

Monday, 23 February 2026 - 20:55 WITA

Kebakaran Gudang Tiner dan Gipsum di Langenharjo, Satu Penjaga Dilarikan ke RSUD Soewondo

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kepulauan Talaud

Polsek Melonguane Bergerak Cepat Pantau Pesisir Pasca Gempa Magnitudo 7,2 SR

Thursday, 2 Apr 2026 - 21:52 WITA