Gema Cita 2025: 591 Pelajar Anak PMI Siap Kembali ke Indonesia untuk Lanjut Sekolah

Wednesday, 13 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gema Cita 2025: 591 Pelajar Anak PMI Siap Kembali ke Indonesia untuk Lanjut Sekolah

Gema Cita 2025: 591 Pelajar Anak PMI Siap Kembali ke Indonesia untuk Lanjut Sekolah

Kota Kinabalu, newsline.id — Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Sabah, Malaysia, dipenuhi antusiasme ratusan pelajar dan orang tua. Sebanyak 591 pelajar anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengikuti pembekalan Program Generasi Maju Cinta Tanah Air (Gema Cita) 2025, sebagai persiapan untuk melanjutkan pendidikan di berbagai sekolah menengah di Indonesia.

Program Gema Cita merupakan bentuk fasilitasi pemerintah Indonesia bagi anak-anak PMI di Sabah, Sarawak, dan Semenanjung Malaysia agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK/MA di Indonesia. Para peserta sebelumnya menempuh pendidikan dasar dan menengah pertama di SIKK atau Community Learning Center (CLC) yang tersebar di wilayah perkebunan sawit.

Baca Juga  Meski Gagal di AFF, Vanenburg Siapkan Kerangka Tim untuk Turnamen yang Lebih Besar

Program ini menyediakan tiga jalur:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Jalur Beasiswa Adem dari Kemendikdasmen,
  • Jalur Yayasan dari mitra pendidikan,
  • Jalur Mandiri, untuk siswa yang melanjutkan secara swadaya.

Proses seleksi telah dilakukan sejak Februari 2025, mencakup tes akademik, psikologi, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan. Tahun ini, 847 siswa dari berbagai wilayah Malaysia mendaftar, dan 591 dinyatakan lolos dan siap berangkat.

Sebelum diberangkatkan, peserta mendapatkan pembekalan penting, mulai dari pengenalan budaya Indonesia, etika hidup di asrama, pencegahan narkoba, hingga persiapan tinggal jauh dari keluarga. Mereka akan disebar ke lebih dari 100 sekolah mitra di 12 provinsi, termasuk Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga  KKP Serahkan Arsip Statis ke ANRI, Wujudkan Komitmen Tertib Kearsipan

Keberangkatan dilakukan secara bertahap pada awal Juli 2025 melalui Bandara Kota Kinabalu dan Pelabuhan Tawau. Para peserta tampak antusias dan penuh semangat, meneriakkan slogan “Kembalilah ke Indonesia Kita” sebelum menuju masa depan baru di tanah air.

Program Gema Cita telah berjalan sejak 2013 dan hingga kini telah memfasilitasi lebih dari 4.000 pelajar anak PMI, yang sebagian telah melanjutkan ke perguruan tinggi bahkan bekerja secara profesional. (********)

Berita Terkait

SMK Nahanson Parapat Sipoholon Bekali Siswa Public Speaking untuk Hadapi Dunia Kerja
Pelatihan Public Speaking di SMKN 2 Doloksanggul Dorong Siswa Lebih Percaya Diri dan Kreatif
Viral di Kampus, Mahasiswa PNJ Jalani Pemeriksaan Internal
Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG
Dadan Dicopot, Nasib Makan Gratis Jutaan Siswa Disorot
PIP 2026 Cair! Cek NIK-NISN, Dapat Rp1 Juta
Pergaulan Bebas dan Balap Liar Ancam Pelajar Mimika, Generasi Inspirasi Bergerak Selamatkan Masa Depan
SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Ribuan Siswa Berebut 7.708 Kursi Sekolah Gratis
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 18:43 WITA

SMK Nahanson Parapat Sipoholon Bekali Siswa Public Speaking untuk Hadapi Dunia Kerja

Wednesday, 3 June 2026 - 18:19 WITA

Pelatihan Public Speaking di SMKN 2 Doloksanggul Dorong Siswa Lebih Percaya Diri dan Kreatif

Wednesday, 3 June 2026 - 18:07 WITA

Viral di Kampus, Mahasiswa PNJ Jalani Pemeriksaan Internal

Wednesday, 3 June 2026 - 07:46 WITA

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG

Wednesday, 3 June 2026 - 07:24 WITA

Dadan Dicopot, Nasib Makan Gratis Jutaan Siswa Disorot

Berita Terbaru

Jefry Rumampuk, Jurnalis Korban Pembacokan beberapa tahun lalu

Gorontalo

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Tuesday, 9 Jun 2026 - 08:54 WITA