MAYBRAT, newsline.id – Bupati Kabupaten Maybrat, Karel Murafer mengisahkan upaya pendekatan humanis telah sering dilakukan di wilayah konflik tersebut, dirinya mengungkapkan upaya pendekatan telah dilakukan dengan membangun infrastruktur jalan dan jembatan, juga pelayanan pendidikan dan kesehatan dengan harapan agar masyarakat yang beridiologi bersebrangan dapat turun gunung dan bersama membangun pemerintahan di berbagai aspek.
“ Satu kemarin kami mau silahturahmi lebaran hari raya ke Bapak Gubernur dengan pejabat teman-teman muslim, lalu kita dengar penyerangan di kampung Sori, yang mengakibatkan putra terbaik bangsa, tiga orang ya, dua sudah gugur dan satu sedang menjalani perawatan .” kata Bupati.
“ saya sebagai Bupati Kabupaten Maybrat menyesal, dan menyampaikan bela sungkawa, turut berdukacita yang amat dalam, atas meninggalnya, tragedy yang terjadi mengakibatkan putra bangsa yang gugur demi untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Ibuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menambahkan Jenazah kedua prajurit akan di urus untuk dikirim ke orang tua di daerah asal, dan dirinya akan berkoordinasi dengan pemerintah propinsi, Forkopimda, untuk mencari solusi untuk peristiwa tersebut.
Bupati juga mengharapkan dukungan masyarakat Kabupaten Maybrat kepada para pihak terkait guna menangani peristiwa tersebut.

Penyerangan bersenjata TPNPB OPM dilakukan di Pos Militer Kampung Sori Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya, menewaskan dua anggota prajurit TNI, Pukul 07.00, Minggu,(22/03/2026). Mengakibatkan Prada Marinir Elki Saputra (25) dari Yonmas 10 asal Padang Prov.Sumbar dan Prada Andi Sufio (26) dari Yonmas 7, asal Pangandaran Prov.Jabar, Satu anggota gugur di lokasi kejadian, dan satu lagi meninggal setelah proses evakuasi, keduanya gugur tertembak. Sementara anggota Prajurut lainnya dikabarkan mengalami luka kritis, dan sementara menjalai perawatan intensif.
K0rban MD kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo Sorong yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sorong.
Kabar gugurnya kedua prajurit TNI AL tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, usai mengunjungi Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. R. Oetojo Sorong.
Letkol Laut ( KH) H.Mochtar Manji Lapola, bersama rekan lainya dari petugas Rumah Sakit TNI Angkatan Laut ( RSAL) dr.R. Oetojo,ust didin dan Yayasan At Taubah Peduli Sorong turut memandikan dan mengkafani serta melaksanakan sholat Jenazah berjamaah di masjid An – Nuur Kodaeral XIV Sorong Prov.Papua Barat Daya ( PBD).








