Komunitas Rumah Baca Saku Selayar Gelar Aksi Protes Razia Buku

0 Komentar



Selayar, newsline.id Razia buku kiri atau buku yang sarat dengan paham komunis menuai banyak protes dari berbagai kalangan.

Salah satunya, dari Komunitas Rumah Baca Saku Kepulauan Selayar dengan menggelar aksi melawan razia buku.

Aksi yang diikuti oleh puluhan anggota yang tergabung dalam komunitas penggiat buku ini berlangsung di Taman Pusaka, Benteng Kepulauan Selayar, Sabtu (10/08/ 2019).

Saat ditemui dilokasi, Andi Agus menyayangkan adanya gerakan razia buku yang dilakukan oleh sekelompok ormas yang tergabung dalam Brigade Muslim Indonesia.

Olehnya itu, pihaknya melakukan aksi ini sebagai bentuk protes atas adanya gerakan tersebut. Pasalnya, menurut dia, tidak perlu melakukan razia buku karena itu merupakan pembatasan hak intelektual seseorang. 

“Jadi kami merasa tidak perlu melakukan razia buku, karena ada hak kebebasannya orang untuk membaca,” ungkap Ketua Rumah Baca Saku,  Andi Agus.

Lebih lanjut, Alumni Universitas Muhammadiyah ini juga menerangkan bahwa gerakan razia buku melanggar hak kebebasan setiap orang untuk membaca.

Adapun, soal adanya paham komunis yang termuat dalam buku bacaan,  menurut dia, itu tergantung dari individu masing – masing.

“Bagaimana kita bisa ditahu ini buku paham Komunis kalah kita tidak membacanya, dan saya kira apapun bacaannya, pahamannya tergantung individunya,” tutup Agus.

Sebelumnya, razia buku yang dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan Brigade Muslim Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan, bikin geger dunia maya. Mereka merazia buku yang dianggap “berpaham komunis dan kiri”.

Razia buku itu bukan saja dilakukan di toko buku kecil atau lapak perpustakaan jalanan, seperti yang terjadi di Gramedia Trans Mall Makassar, Sabtu (3/8/2019) lalu.


Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar