Wacana PJJ Permanen Mendikbud, Tina Toon: Smartphone Dan Kuota Ga Murah!

0 Komentar

Newsline.id- Mantan penyanyi cilik yakni Tina Toon menyoroti sejumlah
wacana yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait
pembelajaran jarak jauh ditengah Pandemi Covid-19.

Nadiem Makarin menegaskan akan memberlakukan secara permanen sistem pembelajaran jarak jauh, namun hal tersebut mendapat reaksi keras
dari artis yang kini menjadi anggota DPR RI.

Menurutnya,perekonomian masyarakat Indonesia tidak semua berasal dari golongan keluarga kaya, pemilik nama asli Agustina Hermanto menilai kebijakan tersebut terlalu mengada-ngada.

Pasalnya, tidak semua masyarakat memiliki teknologi berupa gadget dan
akses internet untuk memenuhi sistem pembelajaran tersebut. terlebih
lagi harga yang dikeluarkan juga tidak bisa dikatakan murah.

“Bwat Yg kaya maybe fine, tapi untuk yang kurang mampu ? Smartphone, kuota itu Ga Murah! then mau seindonesia dibeliin iphone&kuota bulanan? Bwat Bansos aja kemarin pada morat-marit,” Tulis Tina Toon lewat
akun Instagramnya, Sabtu 4 ‘juli 2020.

Disamping itu, Anggota Komisi A bidang Pemerintahan yang akrab
disapah Tina Toon ini juga menyinggung soal polemik peserta didik baru
(PPDB) yang tengah bergulir.

Dimana diketahui, bahwa sistem PPDB tahun ini bukan berdasarkan sistem
nilai seperti sebelum-sebelumnya, melainkan berdasarkan zonasi dan usia.
karenanya hal ini banyak siswa-siswa yang ditolak.

Padahal banyak siswa yang berprestasi. alhasil tiddak sedikit dari mereka
yang justru mengalami stres setelah mengetahui bahwa dirinya tidak bisa
masuk ke sekolah yang mereka impikan.

“PPDB Dulu nihhh Harus Ada Solusi Terbaik Banyak Anak Yg Stresss Kasihan,”sambung Tina.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim mewacanakan akan menerapkan secara permanen sistem pembelajaran jarak jauh setelah masa pandemi covid-19 selesai.

Hal tersebut diungkap mantan bos Gojek berdasarkan penilaian kegiatan
belajar-mengajar dengan memanfaatkan teknologi, dirinya menebutkan pemanfaatan teknologi memberi kesempatan kepada sekolah melakukan berbagai model kegiatan belajar.

“Pembelajaran jarak jauh ini akan menjadi permanen. bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi,”kata Nadiem Makarim dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, dilansir Kompas.com, Kamis 3 Juli 2020.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar