Tidak Patuh Protokol Kesehatan, THM Yang Melanggar Terancam di Tutup

0 Komentar

Makassar,Newsline.id – Cafe Holywings Makassar merupakan salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) yang telah diizinkan beroperasi oleh Pemkot Makassar lewat Dinas Pariwisata meski ditengah pandemi covid-19 yang masih mewabah.

Cafe yang berlokasi dijalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Mancini Sombala, Kecamatan Tamalate ini disamping resto juga menyediakan berbagai minuman beralkohol serta live musik.

Akan tetapi dimasa pandemi Covid-19 pihak pengelolah THM diwajibkan mengikuti segala aturan protokol kesehatan yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Covid Makassar serta meniadakan beberapa aktivitas yang dianggap dapat berpotensi kerumunan.

Seperti menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, ditambah lagi pihak pengelola diwajibkan menerapkan sosial distanching (jaga jarak) dan pemakaian masker bagi pengunjung.

Walau penerapan protokol kesehatan telah dijalankan, namun sayangnya pihak Cafe Holywings Makassar diduga dengan sengaja memberikan ruang akan penyebaran virus covid-19.

Seperti video pengunjung yang viral dibeberapa WAG, dalam video tersebut terdengar pertunjukan musik yang diikuti suara nyanyian dari pegunjung didalam ruangan holywings makassar, Sabtu (11/07/20).

Parahnya lagi, para pengunjung terlihat dalam video tidak menerapkan sosial distanching (jaga jarak) serta memakai masker seperti yang diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 36/2020 Tentang Protokol Kesehatan di Kota Makassar.

Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Rusmayani Majid yang dikonfirmasi terkait hal tersebut lewat via whatsapp membeberkan beberapa poin yang mesti diikuti serta larangan bagi para pelaku usaha THM.

Dimana aktifitas yang dibolehkan hanyalah restoran saja, sedangkan yang dilarang berupa live musik dan Diks Jokey (DJ), karena dianggap sangat berpotensi akan kerumunan dan penularan wabah virus covid-19.

“Begini ya dek, yang dilarang itu aktifitas live musik dan DJ itu tidak dibolehkan, apalagi menyediakan Ladies itu tidak boleh, yang boleh itu hanya restoran saja,”kata Rusmayani Majid, Minggu (12/7/2020).

Maya sapaan akrabnya menegaskan juga bagi para pelaku usaha yang diketahui tidak mengindahkan protokol kesehatan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan tempat usaha seperti yang telah disepakati bersama pengusaha dan AUHM.

“Ada kesepakatannya, jika terbukti melanggar kita akan tutup tempat usahanya selama 14 hari,”tegasnya.

Saat tim mendatangi pihak Cafe Holywings Makassar, Minggu (12/7/2020) untuk meminta konfirmasi terkait kabar kebenaran dari video yang viral tersebut.

Pihak Holywings seakan menolak dan enggan dimintai keterangan, pasalnya kata salah satu karyawan yang ditemui di pintu masuk mengatakan jika Manager Operasional sedang tidak di tempat.

Lebih lanjut, pegawai tersebut hanya menyarankan untuk menghubungi kuasa hukum Cafe Holywings jika ada yang ingin di pertanyakan, sebab karyawan disini tidak mengetahui titik permasalahan.

Selanjutnya saat tim meminta izin untuk mengambil dokumentasi suasana di dalam lingkungan cafe Holywings, karyawan tersebut melarang dan hanya mengijinkan untuk melihat saja.

Penulis : R7
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar