Polda Sulsel Diminta Usut Dugaan Korupsi Bibit Bawang Merah di Enrekang

0 Komentar

Newsline.id,Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Intelektual (GPI) Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Sulsel, Rabu (31/7/2019).

Dalam aksi tersebut, GPI Sulsel meminta Polda Sulsel untuk segera memeriksa Kepala Dinas Pertanian terkait dugaan korupsi pengadaan Bibit Bawang Merah dan Cultivator yang terjadi di Kabupaten Enrekang.

Dalam orasinya, Samsul selaku Jenderal lapangan mengatakan bahwa Pengadaan bibit bawang merah dan cultivator di Kabupaten Enrekang diduga kuat tidak sesuai dengan mekanisme yang ada sehingga berpotensi merugikan para petani.

Pasalnya fakta yang terjadi dilapangan justru tidak ada dan tidak melalui mekanisme yang ada, dimana anggaran benih atau bibit bawang merah disinyalir di Mark-Up oleh pihak Pejabat yang berwenang dilingkup kabupaten Enrekang karna tidak sesuai dengan harga satuan benih atau bibit bawang dipasaran pada saat itu.

“Kami menilai adanya pemalsuan dokumen bahwa benih bawang merah tersebut dicampur antara beda variates dan bibit lokal enrekang yang di sortir dan diberikan label hingga menyerupai bibit unggul tanpa melalui prosedur yang resmi melalui penangkaran bibit resmi, “ujar Samsul.

Hal tersebut dikuatkan juga dengan penanaman bibit benih yang ditanam oleh petani, dimana hampir 90 persen galal panen sehingga merugikan petani hingga puluhan juta rupiah.

Padahal pengadaan bibit bawang merah dan cultivator diketahui berasal dari anggaran APBD 2017 melalui SK persial dari Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang.

“kuat dugaan kami terjadi penyalahgunaan anggaran dan praktek tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan negara hingga miliyaran Rupiah, “tegasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar