Polda Sulsel Amankan Pelaku Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit

0 Komentar

Makassar,Newsline.id- Polda Sulsel akhirnya mengamankan sebanyak 31 orang oknum yang diduga melakukan pengambilan paksa jenazah pasien virus corona di sejumlah Rumah Sakit di Kota Makassar.

31 oknum diamankan aparat kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatan yang mereka lakukan, Hal tersebut disampaikan langsung Kabid Humas Polda Sulsel.

Dia menyebutkan seluruh oknum yang diamankan akan menjalani terlebih dahulu pemeriksaan Repid Test sebelum menjalani pemeriksaan di unit Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel.

“Ada 31 orang yang diamankan dan diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengambilan paksa jenazah di tiga rumah sakit di Makassar,” Jelas Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Dari jumlah kasus tersebut, Polisi telah menetapkan 2 tersangka untuk kasus pengambilan jenazah di RSUK Dadi Makassar. 5 tersangka di RS Labuang Baji, dan 1 tersangka di RS Stella Maris.

“Kemungkinan para tersangka akan bertambah karena akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, dan saat ini tim gabungan di lapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dari tim resmob polda, brimob, shabara polda, jatanras polrestabes Makassar,” ungkap Kabid Humas. 

Menurut Ibrahim, Para tersangka pengambil paksa jenazah di Rumah Sakit ini akan dikenakan Pasal yang diterapkan yaitu pasal 214, 335, 207 KUHP dan pasal 93 UU no 6 thn 2018 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Jadi sekali lagi, saya harap masyarakat jangan lagi ada yang melakukan pengambilan paksa jenazah tersebut, karena polisi pasti bertindak, bahkan tim gabungan di lapangan sudah dibentuk, tindakan tegas dan penegakan hukum tersebut dilakukan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas, agar tidak ada lagi aksi yang menjadi potensi penyebaran covid 19,”Pungkas Pria berpangkat Kombes.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar