LIRA Selayar Kembali Kawal Kasus Tanah di Polda Sulsel

0 Komentar

Selayar, newsline.id Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepulauan Selayar Ahmad Zulkarnaen kembali mengawal sengketa tanah di daerah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hal itu terlihat dengan adanya surat yang ditujukan ke Polda Sulsel dan diterima pada hari, Rabu 24 Juli 2019.

Dalam surat tersebut Muhammad Iswar sebagai pemohon meminta perlindungan hukum ke Polda Sulsel atas laporannya di Polrses Kepulauan Selayar atas dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen dan penyerobotan tanah di Desa Khusus Bahuluang Kecamatan Bontosikuyu.

“Ini bukan pertama kali DPD LIRA mengawal terkait maraknya kasus tanah di Selayar,” ungkap Bupati LiRa saat ditemui di warkop Sami, Jalan Boulevard,  Rabu (24 Juli 2019).

Menurut dia, maraknya sengketa tanah yang terjadi di Selayar menandakan bahwa BPN Selayar maupun pihak terkait dianggap tidak serius dalam menyelesaikan persoalan sengketa tanah di Bumi Tanadoang.

Sama halnya beberapa hari lalu, lanjut dia, pihaknya terpaksa akan melaporkan ke Polda Sulsel lantaran tidak adanya titik terang dan penyelesaian.

“Kita juga sudah sampaikan ke Polda terkait kasus yang kemarin, Alhamdulillah direspon dengan baik oleh pihak Polda,” ujarnya.

“Kami harap Polda bisa turun langsung untuk menindaklanjuti kasus yang telah kami laporkan,” tambahnya.

Sebelumnya DPD LIRA Kepulauan Selayar juga mengawal kasus yang sama yakni dugaan pemalsuan dokumen dan penyerobotan tanah di dusun timur, desa Polassi Kecamatan Bontosikuyu.

Namun hingga saat ini, kasus tersebut diduga masih belum menuai titik terang. Olehnya itu, Bupati LIRA menegaskan untuk terus mengawal sampai tuntas.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Ahmad Zulkarnaen.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar