Jual Amunisi Melalui Facebook, Tiga Pelaku Diamankan di Palopo

0 Komentar
Tiga Pelaku penjual amunisi sebanyak 25 butir jenis kaliber 9 mm diamankan satuan reserse kriminal Polres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (25/01/2019).

Tiga Pelaku penjual amunisi sebanyak 25 butir jenis kaliber 9 mm diamankan satuan reserse kriminal Polres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (25/01/2019).

PALOPO, NEWSLINE.ID- Tiga Pelaku penjual amunisi sebanyak 25 butir jenis kaliber 9 mm diamankan satuan reserse kriminal Polres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (25/01/2019).

Tiga orang pelaku menjual amuni lewat jejaring sosial seperti Facebook.

Ketiga pelaku itu masing-masing Askar Aziz (31), Hariansyah (30) dan Asep Sugandi (18). 

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) polres Palopo, AKP Ardy Yusuf mengatakan bahwa ketiga pelaku diamankan setelah polisi menerima laporan terkait adanya penjualan amunisi melalui grup media sosial facebook bernama Palopo Dagang dan OLX Palopo. 

“Setelah kami menerima laporan terkait adanya penjualan amunisi sebanyak 25 butir kaliber 9 mm melalui media sosial, kami tindak lanjuti dan mengamankan tiga orang pelaku, dimana dari ketiga pelaku tersebut satu orang menguasai amunisi tersebut yakni Askar Aziz, sementara rekan lainnya yakni Asep Sugandi melakukan penjualan di media sosial,” katanya, Jumat (25/01/2019).

Menurut Ardy, pelaku Askar melakukan penjualan amunisi tersebut untuk membeli peralatan kendaraannya.

“Hasil pemeriksaan kami terhadap pemeriksaan Askar, bahwa dirinya menjual untuk membeli peralatan kendaraannya yaitu ban motor, dan amunisi tersebut dijual seharga Rp 1 juta,” ucapnya.

Sementara barang bukti 25 butir jenis kaliber 9 mm tersebut setelah diperiksa oleh kepolisian Polres Palopo kini dibawa ke Sub Den Pom Palopo untuk diperiksa.

“Untuk barang bukti ini kami melakukan koordinasi dengan Sub Den Pom Palopo untuk penanganannya,” ujarnya.

Dalam keterangannya saat diperiksa oleh tim penyidik Polres Palopo, Azkar adalah pelaku yang menguasai amunisi, dimana amunisi tersebut adalah peninggalan almarhum orang tuanya yang merupakan seorang pensiunan TNI dan menganggap bahwa barang tersebut hanya tinggal di lemari sehingga berniat untuk menjualnya.

“Barang itu hanya tinggal di rumah sudah lama, dari pada tinggal lebih baik saya jual untuk membeli ban motor, yang upload di media sosial itu teman saya Asep Sugandi,” tuturnya.

Dalam unggahannya di Facebok, Akun Gandy AG Pratama di Akun Facebook Palopo Dagang dan OLX Palopo menuliskan caption yakni “Daripada tinggal mending di uangkan saja, jual cepat amunisi kaliber  9 mm, Rp 1.000.000,” tulisnya. 

Atas perbuatannya, pelaku terancam Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 yang berbunyi barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk (slag-, steek-, of stootwapen), dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.

Penulis : Herianto
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar