Bupati Barru Lepas Tim Parade Nusantara ke TMII

0 Komentar

Barru,Newsline.id — Tim Parade Tari Nusantara TMII 2019 dilepas secara simbolis oleh Bupati Barru di Baruga Singkerru Ade’e, Rabu (7/8/2019).

Sebanyak 10 penari dan 8 pemain musik akan mengikuti parade Nusantara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 10 Agustus 2019.

Tari yang akan ditampilkan adalah Tari Lapidde yang merupakan salah satu legenda objek wisata dari sebuah situs sejarah.

Dalam kesempatannya, Kadis Pendidikan Kabupaten Barru mengungkapkan pertunjukan ini akan menjadi modal kita dalam memperkenalkan budaya yang ada di Kabupaten Barru. dimana pertunjukan ini akan diikuti 34 Propinsi.

“Pergelaran yang bersifat komperitif ini, diikuti oleh 34 Propinsi, pertunjukan ini nantinya sebagai ajang perkenalan/promosi budaya melalui karya seni daerah khususnya tari, “ujar A. Adnan Aziz.

Sementara Suardi Saleh mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada putra-putri Kabupaten Barru yang telah mengangkat nama Daerahnya.

“Saya sangat bangga karena telah berhasil membawa nama kabupaten barru, bahkan tidak hanya mewakili barru saja tapi sudah mewakili Sulsel. teruslah berlatih, jangan hal ini menjadi beban, tetaplah santai saat tampil nantinya agar bisa lebih maksimal, ” ungkap Bupati Barru.

Sekedar diketahui, bahwa tari Batu Lapidde konon diceritakan hidup seorang laki-laki bernama Lapidde bersama istrinya dikaki gunung pange lapidde yang senang berburu dengan ditemani dua ekor anjingnya.

Pada saat hendak menabgkap rusa, tanoa sengajah anjingnya mengeluarkan suara yang membuat rusa tersebut lari. lapidde marah dan memaki anjingnya sampai ia mencari bongkahan batu dan berkata.
“Seandainya ada batu disekitaran sini, akan kulemparkan kau anjing”.

Tampa sadar ternyata lapidde berdiri diantara beberapa batu dan konon entah apa sebabnya sekujur tubuh lapidde berubah menjadi batu beserta kedua anjingnya.

Dari cerita inilah dieksplor menjadi sebuah tarian dramatik yang dalam penyajiannya menggunakan cerita legenda yang berlatar belakang cerita 4 kerajaan di Kabupaten Barru. dengan menggunakan simbol 4 properti payung (teddung pullaweng) pengawal raja untuk berburu dihutan.

Penulis : riri
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar