Bilang Indonesia Negara Miskin, Bos Taksi Malaysia Minta Maaf

0 Komentar

Newsline.id – Bos Taksi Malaysia, Datuk Shamsubahrin Ismail kini meminta maaf terkait ucapannya yang menyebut negara Indonesia miskin.

Permintaan maaf CEO Big Blue Taksi, Datuk Shamsubahrin Ismail setelah sebelumnya mendapat protes dari warga Indonesia yang keberatan dengan pernyataannya yang kontroversial.

“Saya meminta maaf untuk kesalahan di pernyataan saya. melabeli indonesia miskin berdasarkan laporan yang saya terima, “imbuh dia.

Ismail berharap tidak ada aksi demonstrasi terkait perkataannya demi hubungan baik kedua negara.

“Indonesia berada di dalam hati saya, orang indinesia dihati saya,”tuturnya.

Diketahui, sebelumnya pernyataan Bos Taksi Malaysia ini membuat banyak orang indonesia tersulut emosi, demikian pula pengendara Gojek.

Dalam video yang sempat viral. Datuk Shamsubahrin Ismail mengatakan bahwa “Gojek hanya untuk orang miskin, seperti dijakarta (Indonesia)”

Penolakan Bos Taksii ini mencuat setelah mendengar kabar espansi Gojek ke negara tetangga yakni Malaysia.

Rencananya Malaysia mengizinkan Gojek untuk beroperasi di negara tersebut. Kabinet Malaysia sudah setuju untuk memberi izin operasi Gojek. persetujuan ini diumumkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Shed Shaddiq, namun tanggapan publik kurang antusias menyambut kehadiran Ojek Online asli Indonesia.

Gojek (Ist)

Disamping itu, Persatuan Ojek Online di Indonesia sebelumnya berencana akan mengepung kantor Kedubes Malaysia terkait pernyataan Datuk Shamsubahrin Ismail.

“Jika tidak ada klarifikasi dari dubes malaysia di jakarta dan permohonan maaf dari bos taksi Malaysia dalam video yang merendahkan martabat kami, maka kami driver Ojek Online se-Indonesia akan kepung dubes Malaysia di jakarta dan konjen-konjen malaysia di seluruh NKRI, “kata Presedium Garda Indonesia Igun Wicaksono, Selasa (27/8/2019). (**/)

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar