Berdalih Ingin Mengembalikan, Penculik Anak SD di Bone Ditangkap Polisi

0 Komentar
Ahmad Rais bin Muhammad Naing (26).

Ahmad Rais bin Muhammad Naing (26). (Int)

BONE, NEWSLINE.ID- Achmad Rais (26), Pelaku penculikan anak dibawah umur diringkus anggota Resmob Polres Bone di salah satu masjid di Desa Biccoing, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Rabu (20/2/2019) dini hari, sekira pukul 01.30 Wita.

Pelaku melakukan penculikan terhadap anak SD di Kabupaten Bone.

Ia tinggal di Jalan Andi Massakirang, Kelurahan Tibojong, Kecamatan T. Riattang Timur, Kabupaten Bone.

“Kurang dari 24 jam, pelaku berhasil kita amankan di salah satu Masjid, dimana saat itu, pelaku bersama korban,” ucap Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim dilansir dari kabar.news.

Penculikan anak ini terjadi pada, Selasa (19/2) kemarin pagi.

Andi Balqis (9) yang merupakan korban, diantar ke sekolah oleh orang tuanya.

Usai diantar lalu ayahnya pulang, korban yang masih duduk di bangku kelas tiga ini duduk di depan Sekolahnya.

Tiba-tiba saja pelaku lewat di depan sekolah dan memanggil korban lalu membujuknya untuk ditemani ke rumah temannya.

Karena masih dibawah umur dan masih polos, Balqis pun mengikuti permintaan pelaku dan langsung dibonceng dengan sepeda motor dan  mengarah ke Kabupaten Sinjai.

“Korban baru diketahui tidak ada oleh orang tuanya saat hendak dijemput di sekolahnya. Karena korban tidak diketahui keberadaannya, sehingga orang tua korban melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian,” tambahnya.

Adanya laporan tersebut, lanjut Kapolres, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Setelah berhasil mengetahui ciri-ciri dan mengetahui pelarian pelaku menuju ke Kabupaten Sinjai.

Polisi pun langsung bergerak cepat melakukan penyisiran dan berhasil meringkus pelaku saat berada di Masjid.

“Pelaku di dapati saat berada di dalam Masjid di Kecamatan Tonra. Saat itu, pelaku berdalih telah ingin mengembalikan korban dan hanya singgah di Masjid untuk istirahat,” terangnya.

Dari keterangan korban, Kadarislam menjelaskan, sesampainya di Kabupaten Sinjai, pelaku membawa korban keliling untuk mencari tempat penginapan atau kos-kosan.

Dan saat berada di kamar kosan, pelaku meminta korban untuk memijat kepalanya. Tak lama kemudian, pelaku keluar dengan maksud ke rumah pamannya, sedangkan korban ditinggalkan sendiri di kamar kos.

“Pelaku sempat meninggalkan korban di kos-kosan dan alasan sedang keluar ke rumah pamannya. Dan tidak lama kemudian, pelaku kembali menjemput korban lalu dibawa ke Masjid dan kemudian ditangkap,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Bone untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Penulis : Akbar
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar