Wasekjen PB HMI Sayangkan Pernyataan Sepihak Koordinator MN KAHMI

0 Komentar


Makassar – newsline.id Pernyataan Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zoelfa dalam menyikapi dinamika organisasi mendapat kecamanan dari berbagai kader Himpunan Mahasiswa Islam.

Pasalnya, Hamdan Zoelfa sebelumnya mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya secara kelembagaan hanya mengakui kepemimpinan PB HMI versi Arya Kharisma Hardy sebagai Pejabat Ketua Umum.

Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Ke II Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat kemarin (30/9/2019).

Wasekjen PB HMI dibawah kepengurusan Mandataris Kongres XXX Respiratori Saddam Al-jihad, Andi Hendra Hidayat mengaku sangat kecewa dengan pernyataan yang dikelurkan oleh MN KAHMI apalagi pernyataan itu keluar dari tokoh panutan bagi seluruh kader hijau hitam.

Mestinya, menurut kader HmI asal cabang Makassar ini, KAHMI lebih rasional dan objektif dalam menyikapi konflik yang terjadi di tubuh Pengurus Besar. Bukannya malah ikut memperkeruh suasana kelembagaan dengan mengeluarkan pernyataan sepihak.

“Kahmi harusnya tidak ikut memperkeruh konflik dengan memperlihatkan keberpihakannya yang tidak objektif ke salah satu kepengurusan,” tegas Wasekjen PB HMI, Andi Hendra Hidayat,  Sabtu (31/08/2019).

Lanjut dia, harusnya keberpihakan para senior – senior yang tergabung dalam struktur kelembagaan Kahmi tidak menunjukkan bahwa mereka adalah alumni yang hanya dimiliki oleh sebagian kader HMI saja.

“Sekali lagi kami sangat menyanyangkan sikap Kahmi yang sangat sarat kepentingan. Harusnya mengutamakan kepentingan semua kader tanpa ada ketimpangan dalam mengeluarkan kebijakan,” ujar Hendra.

“Karena mereka itu kan senior kita semua, buka hanya milik sebagian kader saja. Jadi sikapnya harus lebih mengayomi semua kepentingan kepengurusan bukan sepihak,” tambahnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar