Bebas, Abu Bakar Baasyir Minta Waktu untuk Bereskan Barangnya di Sel

0 Komentar
Abu Bakar Baasyir. (kompas.com)

Abu Bakar Baasyir. (kompas.com)

JAKARTA – Abu Bakar Baasyir segera menghirup udara segar setelah pengajuan permohonan pembebasan tanpa syarat yang diajukan Prof Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum (Ketum) Partai Bulan Bintang (PBB) disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Abubakar Baasyir telah Menjalani sembilan tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat (Jabar).

Sebelumnya, Baasyir diketahui divonis 15 tahun hukuman penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011.

Menurut Yusril pengajuan pembebasan Abubakar Baasyir tak lepas dari pertimbangan kemanusia mengingat Baasyir telah berusia 81 tahun dan dalam kondisi kesehatan yang makin menurun.

Jokowi sangat prihatin dengan kondisi ustaz Abubakar. Semua pembicaraan dirinya dengan Baasyir dilaporkan Yusril ke Jokowi sehingga beliau yakin bahwa cukup alasan untuk membebaskan Baasyir dari penjara.

“Saya sangat menghormati para ulama. Saya tidak ingin ada ulama yang berlama-lama berada dalam lembaga pemasyarakatan kata Pak Jokowi ke saya,” ujar Yusril melalui keterangan tertulisnya, Jumat (18/1/2019).

Baasyir meminta waktu setidaknya tiga hari ke depan untuk membereskan barang-barangnya di sel.

Sementara itu, Yusril mengatakan, setelah bebas, Baasyir akan pulang ke Solo.

“Setelah bebas nanti, Baasyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim,” ujar Yusril.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar