5 Fakta Kebebasan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau BTP

0 Komentar
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau BTP

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau BTP

NEWSLINE.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau BTP kini menghirup udara bebas setelah menjalani hukumanan di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kamis (24/1/2019).

Selama menjalani masa tahanan, BTP mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman total 3 bulan 15 hari setelah divonis bersalah pada Mei 2017 lalu.

Berdasarkan catatan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), tidak pernah mengambil kesempatan yang menjadi hak narapidana di antaranya hak cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, juga cuti menjelang bebas.

Bebas, ini 5 fakta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau BTP yang dirangkum newsline.id

Ahok Bebas Murni

Ahok bebas murni setelah menjalani vonis dua tahun kurungan dan sudah menjalani hukuman selama 19 bulan.

Selama menjalani masa tahanan, BTP mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman total 3 bulan 15 hari setelah divonis bersalah pada Mei 2017 lalu.

Berdasarkan catatan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), tidak pernah mengambil kesempatan yang menjadi hak narapidana di antaranya hak cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, juga cuti menjelang bebas.

Pendukung Ahok Tak Surut

Meski sudah menjalani kurungan penjara, para pendukung Ahok atau Ahokers tetap konsisten untuk terus beri dukungan kepada dirinya dimanapun berkiprah.

BACA JUGA: Jelang Bebas, Sejumlah Pendukung Ahok Nyalakan Lilin di Mako Brimob

Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena terbukti bersalah dalam kasus penodaan agama terkait pidatonya di Pulau Seribu.

Mereka duduk di trotoar sambil menyalakan lilin. (Matius Alfons/detikcom)
Pendukung Ahon duduk di trotoar sambil menyalakan lilin. (Matius Alfons/detikcom)

Pidato itu juga memicu demonstrasi besar pada 4 November dan 2 Desember 2016.

Ahok ingin dipanggil BTP

Sambut kebebasannya, dirinya tak mau dipanggil ‘Ahok’ lagi tapi ‘BTP’.

Pada saat peluncuran buku berjudul ‘Kebijakan Ahok’ yang merupakan karyanya sendiri, Ahok menulis sebuah surat untuk publik. Surat tertanggal 12 Agustus 2018 tersebut, berisi ungkapan syukur Ahok atas terbitnya buku ‘Kebijakan Ahok’ tersebut.

Yang menarik, di akhir surat itu Ahok menitipkan pesan agar panggilannya diganti. Ahok ingin dipanggil dengan nama ‘BTP’.

“Semoga Tuhan memberikan kita damai sejahtera dan keadilan. Salam BTP. Catatan, panggil saya BTP,” kata Ahok dalam suratnya kala itu.

Saat itu, Staf Ahok, Sakti Budiono memastikan penggantian nama panggilan itu merupakan permintaan langsung dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. “Basuki atau BTP lebih Jawani,” kata Sakti.

Permintaan penggantian nama panggilan itu, kembali disampaikan Ahok melalui sebuah surat yang ditulis Ahok dan diunggah oleh tim Basuki Tjahaja Purnama (BTP) melalui akun Instagram @basukibtp pada Kamis (17/1).

BTP dijemput Putra Sulung Nicholas Sean

Dalam pesan singkat melalui ponsel, Ima Mahdiah menyatakan BTP—demikian Basuki Tjahaja Purnama kini ingin disapa—sudah keluar dari Mako Brimob.

“Bapak Basuki Tjahaja Purnama (BTP) sudah keluar dari Mako Brimob Kelapa Dua kurang lebih pukul 07.30 WIB,” sebut Ima, staf pribadi BTP yang juga caleg DPRD DKI dari PDIP.

“Dijemput putra sulungnya Nicholas Sean dan perwakilan dari Tim BTP, langsung menuju kediaman,” tambahnya.

Kamis (24/1/2019) pukul 08.02 WIB, sebuah mobil ambulans bertuliskan RS Bhayangkara Brimob 02 keluar dari Gerbang Mako Brimob ke arah Jalan Raya Bogor. Ambulans ini diduga membawa Ahok.

Calon Istri BTP tidak Ikut Menjemput

Pengacara Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, Teguh Samudera memastikan calon istri Ahok, Bripda Puput Nastiti Devi tidak ikut menjemput pembebasan Ahok (24/1).

“Tidak ikut,” katanya dihubungi Rabu (23/1).

Teguh mengatakan Ahok hanya akan dijemput oleh keluarganya.

Staf Tim BTP Ima Mahdiah mengatakan Ahok dijemput Nicholas Sean Purnama, dan sudah keluar dari Mako Brimob Kelapa Dua kurang lebih pukul 07.30 WIB.

Teguh tidak menjelaskan alasan mengapa Puput tak ikut menjemput Ahok. Namun, BTP memang meminta agar masyarakat tak menjemput pembebasannya secara beramai-ramai.

“Supaya tidak terjadi kemacetan yang bisa merugikan masyarakat,” singkat BTP.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan dengan Bripda Puput Nastiti Devi.

Bripda Puput adalah polisi wanita yang dikabarkan akan dinikahi Ahok sebebas dari penjara. Puput adalah bekas ajudan mantan istri Ahok, Veronica Tan. Sebelumnya, dia bertugas di Direktorat Objek Vital Polda Metro Jaya. Kini Puput bertugas di Detasemen Pelayanan Markas Mabes Polri.

Kabar rencana pernikahan itu pertama kali diungkapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Politikus PDIP itu mengatakan Ahok bakal menikah dengan Puput pada 15 Februari 2019 atau sekitar satu bulan setelah bebas dari penjara pada 24 Januari 2019.

Prasetio menuturkan Ahok bakal menikah di Jakarta atau Jawa Timur. Dia dan mantan Wakil Gubernur DKI Djarot Saefullah Hidayat akan menjadi saksi pernikahan mereka. BTP atau Ahok bebas murni pada Kamis (24/1).

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar