Kades Nanggerang Bantah Keras Tudingan Dugaan ADD Jadi Ajang Korupsi 

Friday, 31 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG|newsline.id – Tudingan di beberapa media online di Kabupaten Subang yang  telah mempublikasikan, Bahwa seluruh kepada desa di Kecamatan Binong, diduga korupsi anggaran desa dengan judul mendapat tanggapan serius.

Menanggapi pemberitaan tersebut Kepala Desa Nanggerang H. Muhamad Ali A.Md mengaku kaget.

Dirinya merasa semua sudah dilaksanakan sesuai dengan juklak dan juknis penggunaan anggaran dana desa dan semua sudah direalisasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga sudah pertanggungjawabkan melaporkan melalui aplikasi sistem keuangan desa dan sesuai dengan fakta di lapangan dan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum perlu diketahui bahwa di tahun 2023 anggaran dana desa yang masuk ke Desa Nanggerang itu sekitar 1.117.643.000 semua itu sudah direalisasikan dan sudah di audit oleh inspektorat serta tidak ada temuan dilapangan semua sdh sesuai dengan perencanaan dan peruntukannya”ungkapnya, Jumat(31/01/2025) Di Ruang kerjanya

” Untuk tahun 2024 desa Nanggerang mendapatkan dana 1.123 .288.000 semua juga sudah kami realisasikan sesuai dengan prosedur juga selalu melalui musyawarah desa,”Jelas Muhamad.

Lanjutnya, untuk tahun 2024 memang belum di audit sambil menunggu audit, SPJ sudah disiapkan, kami juga sudah laporkan melalui aplikasi sistem keuangan Desa

” Jadi semua anggaran yang dituduhkan kepada kami di duga korupsi itu kami tidak terima yang jelas kami sudah direalisasikan tahun 2023 sudah di audit dan 2024 sekarang memang belum di Audit dan semua anggaran melalui musyawarah desa dan realisasikan sesuai dengan prosedur penggunaan anggaran.Kami juga publikasikan lewat banner,media konten luar billboard terkait dengan realisasi anggaran pendapatan dan belanja Desa semua anggaran kami publikasikan” Bebernya.

Terkait dengan pemberitaan ini yang jelas tidak mendasar dan tidak turun ke lapangan atau menemui kami konfirmasi seperti apa yang jelas itu semua kalau melihat dari tulisan dan redaksinya  hampir sama semua desa dalam pemberitaannya yang beda itu hanya jumlah anggaran dan poin-poin kegiatan yang dikerjakan oleh desa masing-masing tapi kata-katanya hampir Sama.

Terkait pemberitaan itu jelas kami merasa di rugikan masyarakat banyak yang menanyakan terkait dengan  pemberitaan tersebut,dan masyarakat memberikan semangat kepada kami untuk  membantahnya karena akan merusak nama baik pemerintahan  dan desa kami tercinta ini.

” Juga terkait poin jumlah anggaran banyak yang Tidak sesuai di poin poin anggarannya banyak yang beda penulisannya dan di globalkan Tidak sesuai anggaran yang kami Terapkan” Tutupnya.(**)

Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 31 January 2025 - 17:32 WITA

Kades Nanggerang Bantah Keras Tudingan Dugaan ADD Jadi Ajang Korupsi 

Berita Terbaru