Sebanyak 55 Warga Binaan Rutan Selayar Bahagia Di Moment HUT RI Ke-74, Ini Sebabnya

0 Komentar

Selayar, newsline.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar setiap tahunnya selalu membawa kebahagiaan tersendiri bagi sejumlah narapidana.

Sebagaimana terlihat di raut wajah 55 warga Binaan Rutan Klas IIB Kabupaten Kepulauan Selayar. Pasalnya, 55 Narapidana tersebut telah mendapat pengurangan masa tahanan atau remisi pada perayaan HUT RI yang ke-74 tahun ini, satu diantaranya dinyatakan bebas.

Pemberian remisi itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., kepada perwakilan Napi dalam upacara pemberian remisi HUT RI ke-73, Sabtu (17/8/2019) di halaman Rutan Selayar.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar yang berindak sebagai Inspektur upacara mengatakan bahwa rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan ini menjadi milik bagi segenap lapaisan masyarakat pada umumnya dan bagi warga binaan pemasyarakatan pada khususnya.

Sebab pada hari ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012 dan Kepres RI Nomor 174 tahun 1999 tentang remisi menyatakan bahwa warga binaan pemasyarakatan akan diberikan remisi (pengurangan pidana).

“Pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu remisi merupakan apresiasi negara terhadap warga binaan pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukkan perilaku memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam memperbaiki ekonomi nasional,” kata Dr. Zainuddin.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar menjadikan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan dapat secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Selanjut itu, meningkatkan kemampuan melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja profesional dan tulus dengan terus berupaya untuk menjadikan lapas dan rutan tetap dalam suasana kondusif, aman serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi pemasyarakatan dan Kementerian Hukum & Ham pada umumnya.

“Kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan yang Maha Kuasa sebagai landasan saudara dalam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat,” pesan Wabup sekaligus menutup sambutannya.

Sementata, berdasarkan informasi yang kami himpun, Kepala Rutan Kelas IIB Selayar,  Dedi Setiawan BC.Ip. SH mengungkap bahwa dari 155 warga binaan, sebanyak 55 narapidana yang diberikan remisi. Jumlah remisi yang diberikan kepada 55 Narapidana tersebut juga berbeda-beda.

“Dari hasil remisi itu, hanya 1 orang yang dinyatakan bebas setelah mendapatkan pengurangan masa tahanannya,” ujar Kepala Rutan Selayar.

Lebih lanjut, Dedi Setiawan menjelaskan, para Narapidana yang mendapatkan remisi tersebut adalah yang memenuhi syarat dan aturan yang telah ditetapkan oleh Undang-undang.

“Beberapa hal yang menjadi faktor penentuan pemberian remisi adalah berkelakukan baik selama menjalani pidana, dan disiplin sehingga dapat berperan aktif serta dapat diterima di masyarakat,” ungkapnya.


Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar