Ratusan Advokat Dampingi Korban Penyerangan Warkop Siana di Skarda

0 Komentar

Makassar, newsline.id Dukungan dan simpati terus mengalir kepada Dg Atho’ Alias Muhammad Bachtiar, S.H.M.H setelah insiden penyerangan yang terjadi di warkopnya di Jalan  beberapa hari lalu.

Dukungan tersebut bukan hanya datang dari ormas seperti Pemuda Pancasila, FKPPI, GMBI dan IKAPPI. Tetapi juga datang dari ratusan Advokat/Pengacara yang siap mendampingi hingga proses hukumnya selesai.

Menurut Koordinator Tim Abdi Segara, S.H.M.H bahwa, ini adalah hal yang wajib untuk didampingi dan kawal proses hukumnya sebab Dg Atho sebagai Advokat senior apalagi masalah yang menimpanya karena mempertahankan haknya dalam menjalankan profesi Advokat.

“Ketika otak penyerangan tersebut tidak mau membayar kewajibanya sedangkan jasa hukum sudah diberikan dan bahkan sudah dimenangkan, itu artinya Penipuan,” kata Koordinator Tim Abdi Segara, S.H.M.H.

Abdi menuturkan, Klien macam begini memang banyak. Pada saat susah memohon – mohon untuk dibantu setelah perkaranya selesai sudah berlaga lupa dan tuli. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, apalagi pakai preman bayaran.

“Kalau tidak mampu bayar fee Pengacara mestinya si Jamal klien Dg Atho ini pakai surat keterangan tidak mampu (SKTM)  biar di bela dan didampingi secara probono atau prodeo,” ujarnya.

Apa yang dilakukan oleh Klien Dg. Atho’ ini dengan tidak mau membayar Fee Jasa Pengacara dan mengunakan cara – cara premanisme adalah pelecehan terhadap Profesi Advokat/Pengacara.

Olehnya itu, Abdi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan insiden yang menimpa Advokat Senior (Dg Atho) demi menjaga martabat profesi Advokat.

“Kami akan dampingi beliau sampai para pelaku berada di balik jeruji besi,” tegasnya.

Terakhir Koordinator Tim Abdi Segara menambahkan bahwa sampai hari ini rekan – rekan Advokat sudah berdatangan menyampaikan kesiapanya.

“Yang pasti sampai kemanapun kami akan dampingi dan kawal perkara tersebut…. Kalau perlu sampai ke Mabes Polri karena ini terkait Martabat Profesi kami, H. Jamal dan Preman bayaranya mesti diadili secara hukum biar tidak bertindak barbarian dan melawan hukum,” tutupnya.

Sebelumnya, sekelompok Preman menyerang Warung Kopi (Warkop) milik Dg Atho’ Alias Muhammad Bachtiar, S.H.M.H di Jalan di Jalan Skarda No.34, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Rabu (20/11/2019) lalu.

Penyerangan ini terjadi sekitar pukul 08. 45 Wita. Sekelompok preman yang diduga adalah suruhan itu datang dengan mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba merusak barang – barang berharaga yang ada di Warkop.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar